Desil Kerap Jadi Kendala Beasiswa, Rektor Unmuh Babel Minta Pemerintah Evaluasi
- 07 Sep 2026 14:37 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang-Rektor Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (Unmuh Babel), Fadilah Sabri, meminta pemerintah melakukan evaluasi dan koreksi terhadap penetapan sistem desil dalam penyaluran beasiswa pendidikan tinggi.
Menurutnya, indikator desil saat ini kerap tidak sesuai dengan kondisi riil di lapangan sehingga menjegal banyak calon mahasiswa kurang mampu untuk berkuliah.
Fadilah mengatakan, saat ini terdapat lebih dari 100 calon mahasiswa yang sebenarnya sangat layak menerima bantuan biaya pendidikan, namun gagal mendapatkannya akibat terkendala pengkategorian desil yang keliru.
"Pemerintah harus segera melakukan pengkoreksian terhadap desil karena tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Dulu kita pakai verifikasi survei, sekarang tanpa survei tahu-tahu langsung ditetapkan desilnya," kata Fadilah, Senin 7 September 2026.
Ia mencontohkan kasus salah seorang calon mahasiswa asal Tempilang yang merupakan anak ke-12 dari 12 bersaudara dan sudah kehilangan ayahnya. Meski tergolong keluarga kurang mampu, calon mahasiswa tersebut justru terdata masuk ke dalam Desil 6. Padahal, sesuai regulasi, skema beasiswa pemerintah diprioritaskan bagi penerima yang berada di rentang Desil 1 hingga 4.
Menyikapi persoalan tersebut, Unmuh Babel mengambil langkah dengan menyalurkan bantuan beasiswa alternatif melalui lembaga amil zakat internal kampus.
"Alhamdulillah kita ada solusi dengan memberikan mereka beasiswa dari Lazismu," katanya.
Fadilah mengaku telah menyuarakan persoalan ini secara nasional, termasuk dalam Rapat Kerja Nasional Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Rakernas APTISI), agar sistem pendataan calon penerima beasiswa dapat diperbaiki secara mendasar.
Terkait hal itu, Gubernur Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyatakan akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi teknis terkait.
"Saya cek dulu ke Dinas Pendidikan ya, saya belum menguasai masalah itu," kata Hidayat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....