Kepada Mendikdasmen, Bupati Algafry Sampaikan Bateng Kekurangan 56 Guru
- 03 Jul 2026 21:00 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Kabupaten Bangka Tengah kekurangan 56 orang guru. Jumlah itu diperkirakan bisa meningkat menjadi 147 orang di tahun 2027 mendatang apabila belum ada rekrutmen baru.
Hal itu disampaikan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman kepada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, pada Sarasehan bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, yang digelar di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Kecamatan Pangkalanbaru, Kamis, 2 Juli 2026.
| Baca juga: SD STKIP Muhammadiyah Babel Lepas 56 Lulusan |
"Saat ini Kabupaten Bangka Tengah masih kekurangan 56 guru dan ini bisa meningkat menjadi sekitar 147 guru pada tahun 2027 apabila belum ada rekrutmen baru. Kami berharap program relawan guru yang disampaikan Pak Menteri nantinya juga dapat menyasar Bangka Tengah, khususnya daerah-daerah terpencil seperti Pulau Nangka," kata Algafry, dalam keterangan yang diterima RRI.
Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu'ti, mengakui persoalan kekurangan guru masih menjadi tantangan besar secara nasional. Berdasarkan perhitungan kementerian, Indonesia masih membutuhkan lebih dari 561 ribu guru.
Pemerintah diungkap Abdul Mu'ti tengah menyiapkan berbagai skema, mulai dari penataan data kebutuhan guru, penggabungan sekolah yang sudah tidak efektif, hingga penyediaan relawan guru untuk memenuhi kebutuhan sementara di daerah-daerah yang mengalami kekurangan tenaga pendidik.
"Sebelum kebutuhan guru terpenuhi seluruhnya, kami akan menyiapkan relawan guru dengan sistem kontrak. Di sisi lain, pemerintah juga akan memprioritaskan pengangkatan guru secara bertahap sesuai kebutuhan nasional agar distribusi guru menjadi lebih merata," pungkasnya. (Ril)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....