Relawan Literasi Masyarakat Bangka Ajak Warga Baca Buku

  • 14 Jun 2026 23:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat — Relawan Literasi Masyarakat Bangka bentukan Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Relima bertujuan meningkatkan minat baca masyarakat

"Tugas kami meliputi advokasi ke pemangku kebijakan, inventarisasi pusat bacaan, hingga aksi gerakan lapangan seperti mendongeng atau membagikan bahan bacaan," ujar Herlina dalam Program Siaran Budaya Belajasumba, Sabtu, 13 Juni 2026.

Herlina mengatakan kontrak resmi gerakan ini berjalan selama lima bulan, mulai dari Juni hingga Oktober dua ribu dua puluh enam.

Dirinya juga mengakui adanya tantangan berat di lapangan berupa sikap acuh tak acuh dari sebagian warga perdesaan akibat adiksi gawai.

Pustakawan Madya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka, Yusnita, mengatakan kehadiran relawan ini sangat membantu sebagai perpanjangan tangan dinas ke area pelosok.

"Namun kami menyayangkan kuota relawan saat ini hanya satu orang per kabupaten, ke depan pusat diharapkan menyediakan satu relawan di setiap kecamatan," ujar Yusnita.

Yusnita mengatakan kondisi riil perpustakaan desa saat ini masih terkendala dana operasional, sehingga kepala desa diimbau lebih peduli terhadap alokasi anggaran literasi.

Pihak dinas kini menerapkan strategi penyediaan permainan edukasi era sembilan puluhan seperti congklak untuk menarik anak-anak kembali berkunjung ke perpustakaan secara menyenangkan.

Langkah inklusi sosial ini telah berhasil diterapkan di Perpustakaan Desa Rebo dan Perpustakaan Desa Tempan melalui pelatihan komputer gratis serta praktik wirausaha berbasis rujukan buku.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....