Pustakawan Bangka Lawan Hoaks di Medsos
- 14 Jun 2026 23:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka konsisten mengedukasi masyarakat guna mengantisipasi maraknya persebaran berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial.
Langkah taktis tersebut diambil sebagai bentuk transformasi kompetensi pustakawan yang kini dituntut tidak hanya menjaga buku fisik, melainkan harus melek terhadap perkembangan era digitalisasi.. Mereka ajarin
Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Bangka secara konsisten mengedukasi masyarakat guna mengantisipasi maraknya persebaran berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial.
Langkah taktis tersebut diambil sebagai bentuk transformasi kompetensi pustakawan yang kini dituntut tidak hanya menjaga buku fisik, melainkan harus melek terhadap perkembangan era digitalisasi.
"Pustakawan zaman sekarang harus bertarung meluruskan informasi valid di tengah gempuran opini tidak berdasar yang marak di dalam gadget," ujar Yusnita, Pustakawan Madya Dinas Kearsipan & Perpustakaan Kabupaten Bangka di Program Siaran Budaya Belajasumba, Sabtu, 13 Juni 2026.
Yusnita yang mengawali karir kepustakawanan sejak sepuluh tahun lalu setelah lulus pelatihan intensif Perpustakaan Nasional ini menjelaskan bahwa tantangan literasi saat ini sudah jauh berbeda.
Pihak dinas kini gencar menggelar seminar berkala guna melatih kecakapan warga dalam memilah situs rujukan bernilai akademis yang kebenaran datanya dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.
Selain itu Relawan Literasi Masyarakat., Herlina menyebutkan karakteristik masyarakat harus lebih bijak menyikapi informasi keliru yang beredar di dunia maya.
"Masyarakat perdesaan rentan terjebak informasi keliru, sehingga kehadiran bahan bacaan bermutu sangat penting untuk membentengi mereka dari dampak negatif gawai," ujar Herlina,
Melalui penguatan literasi digital yang masif di ruang publik tersebut, tingkat kecerdasan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi diharapkan dapat meningkat sekaligus memutus mata rantai penyesatan informasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....