Dari Garam Laut Jadi Produk Perawatan Kulit, Inovasi Ekonomi Sirkular di Bangka
- 17 Mei 2026 18:45 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Pemanfaatan garam dan air laut sebagai bahan dasar produk perawatan kulit menjadi salah satu inovasi menarik dalam Seminar Kreativitas Pemanfaatan Produk Sirkular Ekonomi yang digelar Institut Pahlawan 12 bersama Kelompok Tumbuh Bersama Usaha Kecil Menengah (KTB UKM).
Peserta diperkenalkan pada konsep ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan sumber daya lokal agar memiliki nilai tambah ekonomi. Salah satu praktik yang mendapat perhatian peserta ialah pembuatan sabun garam dan body lotion berbahan dasar air laut dan garam yang diolah menjadi produk perawatan kulit berkualitas.
“Garam ini banyak manfaatnya untuk kesehatan, kita sudah lakukan pengkajian, dan inilah yang akan menjadi produk unggulan dari Bangka,” kata Pendiri Kelompok Tumbuh Bersama Usaha Kecil Menengah (KTB UKM) dokter Eddy Kristianto, Minggu, 17 Mei 2026.
Menurut Eddy, produk berbahan baku air garam yang diperoleh dari laut Bangka akan menjadi produk utama yang masuk dalam pengembangan kawasan pecinan Pasar Sungailiat.
Melalui kegiatan seminar ini menghadirkan edukasi sekaligus praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memahami teori kewirausahaan sosial dan ekonomi sirkular, tetapi juga mengetahui proses pengolahan produk hingga siap dipasarkan.
Bersama istri, drg. Renny Limarga, Eddy menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan keterampilan usaha yang berkelanjutan. Pendekatan tersebut dinilai mampu membantu masyarakat memanfaatkan potensi alam sekitar menjadi peluang usaha yang produktif.
Sementara itu, Rektor Institut Pahlawan 12, Darol Arkum, menilai kegiatan tersebut menjadi langkah positif dalam menghubungkan dunia akademik dengan praktik nyata di masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan teori, tetapi menghasilkan produk nyata yang dapat dikembangkan menjadi peluang usaha masyarakat,” katanya.
Peserta seminar terdiri dari dosen, mahasiswa Program Studi Kewirausahaan, masyarakat umum, serta perwakilan ibu-ibu PKK Kelurahan Jelitik. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir inovasi baru berbasis potensi lokal yang mampu memperkuat UMKM dan ekonomi kreatif di Bangka Belitung.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....