Puasa Syawal Perkuat Iman dan Konsistensi Ibadah Umat

  • 03 Apr 2026 23:02 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID,Sungailiat – Puasa enam hari di bulan Syawal menjadi salah satu amalan yang dianjurkan setelah Ramadan. Dalam dialog Ramadhan di Pro 1 RRI Sungailiat, Ust. Jaja Sulaiman mengungkapkan bahwa puasa Syawal memiliki keutamaan besar, yakni sebagai penyempurna ibadah puasa Ramadan yang telah dijalani umat Muslim selama sebulan penuh.

Menurut Ust. Jaja, puasa Syawal tidak hanya bernilai pahala, tetapi juga menjadi bentuk konsistensi dalam menjaga kualitas ibadah. Ia menjelaskan, seseorang yang melanjutkan ibadah setelah Ramadan menandakan bahwa nilai-nilai spiritual yang diperoleh tidak berhenti hanya di bulan suci.

“Puasa Syawal ini ibarat bukti bahwa kita tidak hanya rajin beribadah saat Ramadan saja, tetapi juga mampu menjaga semangat itu di bulan-bulan berikutnya,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa keutamaan puasa enam hari di bulan Syawal setara dengan berpuasa sepanjang tahun. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam hadis Nabi Muhammad SAW, di mana setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat.

Selain pahala yang besar, puasa Syawal juga memberikan manfaat dari sisi kesehatan. Setelah menjalani pola makan teratur selama Ramadan, puasa Syawal membantu tubuh tetap stabil dan tidak kembali pada pola konsumsi berlebihan yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Salah satu pendengar Indah dari Belinyu, turut menyampaikan pandangannya. Ia mengaku merasakan perubahan positif setelah rutin menjalankan puasa Syawal setiap tahun, baik dari segi spiritual maupun fisik.

“Saya merasa lebih ringan menjalani ibadah setelah Ramadan kalau lanjut puasa Syawal. Badan juga lebih terkontrol, tidak mudah lemas seperti dulu,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Pendengar lainnya, Alpi dari Sungailiat, menambahkan bahwa puasa Syawal juga menjadi sarana melatih keikhlasan. Menurutnya, berbeda dengan Ramadan yang suasananya lebih mendukung, puasa Syawal membutuhkan niat yang lebih kuat karena tidak semua orang menjalankannya.

Ust. Jaja mengajak masyarakat untuk tidak melewatkan kesempatan berharga ini. Ia berharap puasa Syawal dapat menjadi jembatan bagi umat Muslim untuk terus menjaga keistiqamahan dalam beribadah dan meningkatkan kualitas keimanan setelah Ramadan berakhir.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....