Gerakan Matikan Lampu Satu Jam Selamatkan Bumi
- 28 Mar 2026 11:04 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Tanjungpandan - Gerakan mematikan lampu selama satu jam kembali digaungkan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan upaya menekan dampak perubahan iklim. Aksi sederhana ini mengajak masyarakat untuk secara serentak mematikan lampu dan perangkat listrik yang tidak diperlukan sebagai simbol komitmen menjaga bumi.
Gerakan ini dikenal secara global melalui kampanye Earth Hour yang pertama kali diprakarsai oleh World Wide Fund for Nature (WWF) di Sydney, Australia, pada tahun 2007. Sejak saat itu, Earth Hour berkembang menjadi gerakan internasional yang diikuti oleh jutaan orang di berbagai negara sebagai bentuk solidaritas terhadap isu perubahan iklim dan krisis lingkungan.
Dalam sesi interaktif via telepon bersama RRI Belitung, Sabtu (28/Maret/2026), salah satu pendengar, Iksan, menyampaikan bahwa gerakan ini memiliki makna besar jika dilakukan secara bersama-sama. “Mematikan lampu satu jam memang terlihat kecil, tapi kalau dilakukan banyak orang, dampaknya sangat besar bagi penghematan energi,” ujarnya.
Iksan juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan. Menurutnya, kebiasaan kecil seperti ini dapat menjadi langkah awal untuk perubahan perilaku yang lebih ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, pendengar lainnya, Arsi, menilai gerakan ini tidak hanya soal penghematan listrik, tetapi juga bentuk edukasi publik. “Ini bukan sekadar mematikan lampu, tapi mengingatkan kita bahwa bumi butuh perhatian kita semua,” katanya.
Arsi menambahkan bahwa kegiatan ini juga bisa menjadi momen refleksi bagi masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan energi. Ia berharap generasi muda dapat lebih aktif dalam kampanye lingkungan agar dampaknya semakin luas.
Gerakan mematikan lampu selama satu jam diharapkan terus menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran global akan pentingnya menjaga bumi. Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama agar upaya sederhana ini dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....