Memahami Syarat Wajib Puasa Bagi Setiap Muslim
- 12 Feb 2026 07:40 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Umat Islam diingatkan untuk memahami syarat wajib puasa agar ibadah dapat dilaksanakan dengan benar dan penuh kesadaran.
Dalam Dialog Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sungailiat Ust. Jaja Sulaiman, Kamis, 12 Februari 2026, yang mengulas pentingnya memahami ketentuan dasar kewajiban puasa.
Ust. Jaja Sulaiman menjelaskan, puasa Ramadan merupakan kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat tertentu. Ia menegaskan bahwa kewajiban puasa bukan hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
| Baca juga: Iman Menyelamatkan Muslim dari Neraka |
“Puasa diwajibkan bagi umat Islam yang memenuhi syarat, sebagai bentuk penghambaan dan sarana meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia menyebutkan, syarat wajib puasa pertama adalah beragama Islam. Puasa Ramadan hanya diwajibkan bagi umat Muslim sebagai bagian dari rukun Islam. Selain itu, seseorang juga harus telah baligh atau mencapai usia dewasa menurut syariat Islam agar dikenai kewajiban berpuasa.
Syarat berikutnya adalah berakal sehat, disampaikan Ust. Jaja, seseorang yang mengalami gangguan akal tidak diwajibkan menjalankan puasa karena tidak memiliki kemampuan memahami kewajiban ibadah. Selain itu, seseorang juga harus mampu secara fisik untuk menjalankan puasa tanpa membahayakan kesehatannya.
| Baca juga: Berbaik Sangka saat Musibah Menimpa |
“Islam adalah agama yang penuh kemudahan. Jika seseorang sakit berat atau tidak mampu secara fisik, maka diberikan keringanan sesuai ketentuan syariat,” jelasnya.
Ia menambahkan, seseorang juga harus berada dalam keadaan mukim atau tidak sedang melakukan perjalanan jauh. Namun, bagi musafir diberikan keringanan untuk tidak berpuasa dan dapat menggantinya di hari lain.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam memberikan kemudahan tanpa mengurangi nilai ibadah itu sendiri.
Salah satu pendengar RRI Sungailiat asal Sungailiat, Nurhayati, mengaku mendapatkan pemahaman baru mengenai syarat wajib puasa setelah mendengarkan dialog tersebut.
“Selama ini saya hanya tahu puasa itu wajib, tetapi belum memahami syarat-syaratnya secara lengkap. Dialog ini sangat membantu menambah wawasan keagamaan,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....