Public Speaking Asah Literasi dan Keberanian Generasi Muda

  • 02 Feb 2026 13:59 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Generasi muda saat ini membutuhkan kemampuan public speaking sebagai keterampilan literasi yang mampu mengasah keberanian, daya pikir kritis, serta kemampuan menyampaikan gagasan secara terstruktur di ruang publik.

Hal tersebut disampaikan Fata Adz Dzaki, Duta Muda Bangka Belitung Putra 2025, yang menilai public speaking tidak hanya melatih keberanian berbicara, tetapi juga memperkuat budaya literasi di kalangan anak muda. Menurutnya, kemampuan berbicara yang baik berangkat dari kebiasaan membaca, memahami informasi, dan mengolah gagasan sebelum disampaikan kepada orang lain.

“Public speaking menuntut kita untuk berpikir runtut dan berbasis data. Itu sebabnya kemampuan literasi sangat berpengaruh terhadap kualitas pesan yang disampaikan,” ujar Fata saat menjadi narasumber dalam acara aksi anak negeri pro2 RRI Sungailiat. 

Senada dengan itu, Michael Stevanus, seorang mahasiswa dan juga Duta Pembicara Muda Indonesia tahun 2025, mengatakan public speaking menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyuarakan ide, aspirasi, dan solusi atas persoalan sosial di sekitarnya. Ia menilai keberanian berbicara di depan umum tidak hanya soal tampil percaya diri, tetapi juga tentang tanggung jawab menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat.

“Anak muda hari ini tidak cukup hanya berani bicara, tapi juga harus mampu memilah informasi dan menyampaikannya secara etis dan berimbang, keterampilan public speaking berperan penting dalam membangun kepemimpinan generasi muda. Melalui latihan berbicara di forum diskusi, organisasi, maupun kompetisi, anak muda dilatih untuk menyampaikan pendapat dengan argumentasi yang kuat dan sikap yang santun.

Michael dan Fata sepakat bahwa public speaking menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk berdaya saing di era digital, di mana kemampuan komunikasi menentukan kualitas partisipasi dalam ruang publik. Dengan literasi yang kuat dan keberanian berbicara, generasi muda diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang kritis, komunikatif, dan bertanggung jawab.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....