Hargai Waktu Agar Tak Merugi
- 01 Feb 2026 07:21 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Islam secara tegas mengingatkan pentingnya memanfaatkan waktu agar tidak berujung pada kerugian, baik di dunia maupun di akhirat.
Dalam tausiyahnya, ustaz Ahmad Safran menegaskan bahwa seluruh manusia berada dalam kondisi merugi, kecuali mereka yang beriman, beramal saleh, serta saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran.
“Hidup ini hanya sekali. Setelah dunia berakhir, kita akan mempertanggung jawabkan seluruh perbuatan kita di hadapan Allah.Karena itu, waktu harus diisi dengan amal saleh,” ujarnya dalam program Mutiara Pagi Pro 1 RRI, Minggu 1 Februari 2026.
Ustaz Safran menjelaskan, kerugian terbesar manusia adalah menyia-nyiakan waktu tanpa makna dan manfaat.
"Mengutip pendapat Ibnu Qayyim, disebutkan menyia-nyiakan waktu lebih berbahaya daripada kematian, karena menjauhkan manusia dari mengingat Allah dan kehidupan akhirat," jelasnya.
Ia juga mengingatkan sabda Rasulullah SAW bahwa manusia terbaik adalah mereka yang panjang umurnya dan baik amalnya, sementara manusia terburuk adalah yang panjang umur namun buruk amalnya.
| Baca juga: Iman Menyelamatkan Muslim dari Neraka |
Salah satu pendengar Zulfaizar dari Sengir Bangka Selatan menanyakan tentang bentuk kerugian terbesar yang dialami seseorang ketika tidak menghargai waktu.
Menanggapi hal tersebut, Ustaz Ahmad Safran menjelaskan bahwa kerugian terbesar adalah ketika waktu tidak diisi dengan amal saleh dan tidak digunakan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.
“Walaupun seseorang beriman dan beramal saleh, namun jika tidak saling menasihati dalam kebenaran dan kesabaran, ia tetap berada dalam kondisi merugi,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....