Mukmin yang Kuat Lebih Dicintai Allah
- 23 Jun 2025 11:13 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Dalam program dialog Mutiara Pagi di Pro 1 RRI, dr. Egha Zainur Ramadhani mengangkat makna mendalam dari hadits riwayat Imam Muslim yang menyebutkan bahwa “Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh Allah daripada mukmin yang lemah, dan pada keduanya ada kebaikan.”
Menurut dr. Egha, kekuatan yang dimaksud dalam hadits ini tidak hanya sebatas kekuatan fisik, namun juga mencakup aspek mental dan spiritual.
"Kalau sudah mukmin, tetap ada kebaikan. Tetapi kalau kita lihat dari skala atau peringkatnya, maka yang kuat itu lebih baik dan lebih dicintai Allah," jelasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga kekuatan fisik, apalagi dalam konteks ibadah yang bersifat fisikal seperti ibadah haji.
“Sebagian ibadah kita itu adalah ibadah fisik. Tak perlu jauh-jauh, yang sudah atau sedang kita sambut adalah kepulangan jamaah haji. Ada orang yang sudah berusia lanjut tetapi fisiknya terjaga, sehingga bisa beribadah tanpa merepotkan orang lain bahkan bisa menginspirasi. Sebaliknya, ada yang masih muda tapi tidak maksimal secara fisik,” katanya.
Lebih lanjut, dr. Egha menjelaskan bahwa kekuatan mental dan spiritual juga menjadi indikator penting dalam keimanan seseorang.
“Mental yang kuat memungkinkan seseorang menjadi tempat curhat, tempat mencari solusi, dan mampu mengaplikasikan perintah agama dengan baik,” terangnya.
Dokter Egha mengajak umat untuk menjaga fisik dan mental sebagai bentuk ikhtiar agar lebih dicintai Allah.
“Menjaga kualitas ibadah, berolahraga, dan menjaga vitalitas adalah bagian dari usaha kita untuk menjadi mukmin yang kuat. Dan itu semua bisa menjadi jalan untuk lebih dicintai oleh Allah Azza wa Jalla,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....