Pendataan Perlinsos di Beltim Baru Capai 14 Persen

  • 22 Agt 2026 17:13 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DSP3A) Kabupaten Belitung Timur mencatat hingga 19 Agustus 2026 masyarakat yang sudah mendaftar program Perlindungan Sosial (Perlinsos) baru 7.192 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 14 persen dari total target 48.073 KK.

Rendahnya capaian tersebut salah satunya dipengaruhi tingkat keaktifan agen Perlinsos di tingkat desa. Dari total 693 agen, baru 247 agen atau sekitar 35,6 persen yang tercatat aktif membantu masyarakat melakukan pendaftaran.

Kepala DSP3A Belitung Timur, Ronny Setiawan, mengatakan Perlinsos merupakan kebijakan pemerintah untuk menyempurnakan sistem verifikasi dan identifikasi masyarakat yang berhak mendapatkan perlindungan maupun bantuan sosial.

Menurutnya, sistem Perlinsos telah mengadopsi digitalisasi, termasuk penggunaan fitur kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk membantu mengidentifikasi sekaligus menentukan peringkat kesejahteraan masyarakat.

“Dengan sistem ini, masyarakat yang mendaftar dapat langsung teridentifikasi peringkat kesejahteraannya atau desilnya, kemudian program bantuan apa yang bisa mereka akses juga dapat diketahui melalui portal,” ujar Ronny, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Selain persoalan keaktifan agen, Ronny menyebut terdapat sejumlah faktor lain yang turut memengaruhi rendahnya partisipasi masyarakat. Salah satunya karena agen Perlinsos bekerja secara sukarela dan belum mendapatkan insentif.

"Di sisi lain, sebagian masyarakat juga masih mempertimbangkan untuk mendaftar karena menganggap tidak semua pendaftar akan mendapatkan bantuan sosial," ujarnya.

Salah seorang warga Manggar, Lia mengatakan masyarakat perlu mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai tujuan dan mekanisme pendaftaran Perlinsos ini agar tidak muncul anggapan bahwa setiap warga yang mendaftar secara otomatis akan menerima bantuan sosial.

“Yang penting masyarakat ini diberikan penjelasan bahwa mendaftar bukan berarti pasti dapat bantuan, tetapi supaya datanya itu tercatat di sistem dan kalau memang memenuhi kriteria pasti dapat bantuan yang sesuai,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....