Ngopi Barista Hadirkan Ruang Diskusi Santai tentang Pentingnya Arsip

  • 06 Agt 2026 21:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur – Pandangan masyarakat terhadap arsip mulai berubah setelah mengikuti kegiatan Ngopi Barista (Ngobrol Bincang Arsip Kita) yang digagas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Belitung Timur. Program ini menghadirkan ruang diskusi santai yang mengajak masyarakat memahami arsip sebagai bagian dari identitas dan sejarah daerah.

Salah seorang peserta Jafri mengaku sebelumnya menganggap arsip hanya sebagai tumpukan dokumen lama. Namun setelah mengikuti kegiatan tersebut, ia menyadari bahwa arsip merupakan bagian dari perjalanan hidup dan memori kolektif masyarakat.

"Awalnya saya kira arsip itu cuma kertas lama. Setelah ikut Ngopi Barista, saya jadi tahu bahwa arsip adalah cerita hidup kita," ungkap Jafri.

Inovator Ngopi Barista, Woro Hapsari Candra Dewi, mengatakan inovasi tersebut merupakan layanan kreatif yang menggabungkan budaya ngopi dengan literasi arsip. Konsep ini menghadirkan suasana yang santai, humanis, dan komunikatif sehingga masyarakat lebih mudah memahami pentingnya arsip.

"Melalui sesi bincang dan diskusi, masyarakat diajak melihat arsip bukan sekadar dokumen yang disimpan, tetapi sebagai sumber pengetahuan, bukti sejarah, serta identitas daerah yang perlu dijaga bersama," ujarnya.

Ia menambahkan, Ngopi Barista bukan hanya sebuah program, melainkan gerakan literasi yang membangun kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan ini juga mendorong keterlibatan komunitas literasi, komunitas sejarah, pelaku budaya, hingga pelaku UMKM kopi dalam memperkuat kesadaran akan pentingnya pelestarian arsip.

Woro menyebut, inovasi tersebut telah memberikan dampak positif berupa meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya arsip, terjalinnya kolaborasi lintas komunitas, serta semakin kuatnya hubungan antargenerasi melalui ruang diskusi yang terbuka.

"Melalui semangat Ngopi Kite, Jaga Arsip Kite, masyarakat diajak bersama-sama merawat arsip sebagai warisan sejarah dan identitas Belitung Timur untuk generasi mendatang," kata Woro.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....