SIBIKON, Inovasi Web untuk Percepat Data Jasa Konstruksi di Beltim

  • 05 Agt 2026 08:18 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur – Pengelolaan data jasa konstruksi selama ini masih dilakukan secara manual dengan beberapa file Excel yang tersimpan terpisah. Kondisi itu membuat proses pencarian, pembaruan, hingga penyusunan laporan memakan waktu lama.

Untuk mengatasi kendala tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Pertanahan, dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belitung Timur meluncurkan inovasi Sistem Informasi Bina Konstruksi atau SIBIKON berbasis web.

Manfaat itu dirasakan masyarakat. Rahmat, warga Belitung Timur, menilai digitalisasi data akan memudahkan pemerintah dan pelaku jasa konstruksi.

"Selama ini kadang informasi terkait data jasa konstruksi tidak mudah didapat. Kalau sudah ada sistem seperti ini, semoga proses administrasi, pendataan, sampai penyusunan laporan menjadi lebih tertata dan memudahkan semua pihak," katanya.

Inovator SIBIKON Iqbal Firmansyah mengatakan, sistem ini dikembangkan karena belum adanya sistem informasi yang terintegrasi untuk data jasa konstruksi.

"Sebelumnya pengelolaan data jasa konstruksi masih menggunakan beberapa file Excel yang tersimpan secara terpisah. Kondisi ini membuat proses pencarian, pembaruan, verifikasi hingga penyusunan laporan menjadi lebih lama," kata Iqbal kepada RRI, Selasa 4 Agustus 2026.

Melalui SIBIKON, data badan usaha jasa konstruksi, tenaga kerja konstruksi, data sertifikasi, hingga data pendukung lainnya kini bisa diakses dalam satu sistem terintegrasi.

Iqbal menyebut kehadiran SIBIKON diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data, mempercepat akses informasi, mengurangi risiko kesalahan, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat.

"SIBIKON diharapkan mampu meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data jasa konstruksi, mempercepat akses informasi, mengurangi risiko kesalahan pengelolaan data, serta mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....