Banyak Ibu Hamil di Beltim Baru Periksa di Usia 4 Bulan, Dinkes: Peran Suami Kunci

  • 30 Jul 2026 21:22 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Banyak ibu hamil di Belitung Timur baru memeriksakan kehamilan setelah usia kandungan empat bulan. Kondisi itu membuat pelayanan kesehatan tidak dapat diberikan secara optimal sejak awal.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Dianita Fitirani, mengatakan keterlambatan periksa menjadi salah satu tantangan dalam menurunkan angka kematian ibu, angka kematian bayi, dan stunting.

"Masih banyak ibu hamil yang baru memeriksakan kehamilan setelah usia kandungan memasuki 12 minggu atau sekitar empat bulan. Kondisi tersebut menyebabkan pelayanan kesehatan kehamilan tidak dapat diberikan secara optimal sejak awal masa kehamilan," kata Dianita, Kamis, 30 Juli 2026.

Untuk mengatasi itu, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur mendorong peran aktif suami dan keluarga dalam mendampingi ibu hamil.

Wakil Bupati Belitung Timur, Khairil Anwar, mengatakan kesehatan ibu hamil merupakan investasi besar bagi masa depan daerah.

"Menjaga kesehatan ibu hamil merupakan investasi besar bagi masa depan Belitung Timur. Ibu sehat akan melahirkan bayi yang sehat, dan bayi sehat akan tumbuh menjadi anak yang cerdas, kuat, serta produktif," kata Khairil.

Menurut Khairil, persoalan kesehatan ibu hamil tidak dapat diselesaikan hanya oleh sektor kesehatan. Masyarakat, kader, dan perangkat desa harus memastikan setiap ibu hamil memperoleh pelayanan yang berkualitas dan menjalani pemeriksaan secara rutin.

Dinas Kesehatan juga melakukan skrining kesehatan jiwa bagi ibu hamil untuk mendeteksi risiko depresi maupun postpartum blues.

"Kami berharap para suami ikut terlibat dalam kelas ibu hamil dan mendampingi istri selama kehamilan. Kehamilan bukan hanya tanggung jawab ibu, tetapi juga seluruh keluarga," ujar Dianita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....