Dinkes Beltim Kampanyekan Gerakan Aksi Bergizi
- 25 Jul 2026 14:57 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur mengkampanyekan Gerakan Aksi Bergizi di lingkungan sekolah sebagai upaya meningkatkan status kesehatan remaja sekaligus mencegah anemia melalui penerapan pola hidup sehat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belitung Timur, Dianita Fitirani, mengatakan Gerakan Aksi Bergizi mengedepankan tiga pilar utama, yakni konsumsi makanan bergizi seimbang, aktivitas fisik secara rutin, serta pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri.
Menurut Dianita, pola makan sehat menjadi fondasi penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan remaja. Asupan makanan yang dikonsumsi harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, serta diimbangi dengan konsumsi air putih yang cukup.
"Remaja yang sehat akan lebih mudah belajar, lebih percaya diri, lebih produktif, dan memiliki peluang lebih besar untuk meraih prestasi. Sebaliknya, jika kesehatan diabaikan, potensi yang dimiliki juga tidak dapat berkembang secara optimal," ujar Dianita, Jum'at, 24 Juli 2026.
Selain itu, Dianita juga menegaskan bahwa pemberian Tablet Tambah Darah kepada remaja putri masih menjadi salah satu fokus dalam Gerakan Aksi Bergizi. Namun berdasarkan hasil evaluasi, masih ditemukan siswa yang tidak mengonsumsi tablet tersebut sesuai anjuran.
"Masih ada yang hanya mengambil tablet tambah darah, tetapi tidak diminum, bahkan ada yang disimpan atau dibuang. Padahal konsumsi tablet tambah darah sangat penting untuk mencegah anemia pada remaja putri," ujarnya.
Selain pemenuhan gizi, Dinas Kesehatan juga mengajak para pelajar membiasakan aktivitas fisik secara rutin sebagai salah satu upaya mencegah berbagai penyakit tidak menular di usia muda. Tak hanya kesehatan fisik, Dianita menilai kesehatan mental juga perlu menjadi perhatian.
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten yang diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Yeni Srihartati mengajak anak-anak dan remaja membiasakan tiga pola hidup sehat, yakni Makan Sehat, Jalan Sehat, dan Pikir Sehat. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.
"Konsumsilah makanan bergizi seimbang, rutin beraktivitas fisik, serta jaga kesehatan mental dengan selalu berpikir positif dan membangun lingkungan yang saling mendukung," kata Yeni.
Melalui Gerakan Aksi Bergizi, Pemerintah Kabupaten Belitung Timur berharap kebiasaan hidup sehat dapat tertanam sejak dini sehingga mampu mencetak generasi yang sehat, cerdas, produktif, serta mendukung percepatan penurunan stunting dan terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....