Kemiskinan Ekstrem di Bangka Tengah Turun Drastis
- 24 Jul 2026 13:05 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Kabupaten Bangka Tengah berhasil menekan angka kemiskinan ekstrem hingga berada di level 0,78 persen di tahun 2025. Angka itu turun drastis dibanding tahun 2024 yang sebesar 1,15 persen.
"Namun saya minta seluruh perangkat daerah tidak cepat berpuas diri. Sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029, tantangan besar di tahun 2026 adalah mencapai target penghapusan kemiskinan ekstrem hingga 0 persen," kata Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, dalam keterangan yang diterima RRI, Kamis, 23 Juli 2026.
Aspek krusial lain yang disoroti Algafry adalah validitas data sasaran. Kabupaten Bangka Tengah mencatatkan prestasi membanggakan sebagai satu-satunya kabupaten di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang telah memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) ke Bappenas.
Algafry menginstruksikan Dinas Sosial agar terus memverifikasi dan memvalidasi data tersebut secara by name by address. Langkah ini dinilai sangat penting agar penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran dan meminimalisir penerima fiktif atau salah sasaran.
"Selain itu, kita Pemkab Bangka Tengah berencana mengajukan usulan Peraturan Daerah (Perda) kepada pihak legislatif. Payung hukum ini disiapkan agar pemerintah daerah memiliki keleluasaan lebih besar dalam memberikan dukungan anggaran dan program intervensi kepada masyarakat miskin," bebernya.
Sementara, warga Koba, Suhardan, berharap capaian positif penurunan angka kemiskinan ekstrem tersebut bisa dipertahankan di tahun-tahun mendatang.
"Ya kita berharap semakin menutun, bahkan harus nol persen. Saya yakin itu bisa tercapai kalau semua pihak kompak dalam melaksanakan program yang dicanangkan Pak Bupati," ucapnya. (Ril)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....