Damkar Bangka Perketat Patroli, 101 Titik Panas Terdeteksi di Babel
- 20 Jul 2026 11:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka memperketat kesiapsiagaan dan patroli di sejumlah wilayah rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Terdapat 15 personel piket setiap hari yang didukung empat unit mobil pemadam kebakaran.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP Kabupaten Bangka, Essi Yanuar, melalui Kepala Seksi Penanggulangan Kebakaran, Zalfika Ammya, mengatakan berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terdeteksi sebanyak 101 titik panas (hotspot) tersebar di wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sehingga patroli dan pemantauan diperketat di sejumlah wilayah yang dinilai rawan karhutla, seperti Kecamatan Merawang, Sungailiat, Riau Silip, dan Pemali.
"Sejak awal bulan Juli ini, kami setiap hari mendapatkan laporan kebakaran di Kabupaten Bangka. Alhamdulillah, seluruh kejadian yang dilaporkan dapat kami tangani dengan cepat," ujar Zalfika, Senin 20 Juli 2026.
Ia mengungkapkan, dalam satu hari jumlah laporan kebakaran bahkan bisa mencapai 10 titik yang terjadi secara bersamaan di lokasi berbeda. Kondisi ini membuat petugas harus bergerak cepat agar api tidak meluas dan mengancam permukiman maupun kawasan perkebunan masyarakat.
Beberapa titik karhutla yang berhasil ditangani petugas dalam dua hari terakhir antara lain di sekitar Jalan Kada Bahrin, Kecamatan Merawang dan kawasan Perkuburan Kemujan, Sungailiat pada 17 Juli 2026. Selanjutnya pada 18 Juli 2026 kebakaran juga terjadi di Desa Deniang, Kecamatan Riau Silip, kawasan Lintas Timur Sungailiat, Kelurahan Surya Timur, sekitar Kelurahan Bukit Betung, serta Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah, membuka lahan dengan cara dibakar, maupun membuang puntung rokok sembarangan di kawasan yang dipenuhi vegetasi kering,” katanya.
Pihaknya berharap partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan karhutla. Warga yang melihat adanya kepulan asap maupun titik api diminta segera melaporkan kepada petugas melalui Call Center Damkar Kabupaten Bangka yang beroperasi selama 24 jam.
Sementara Kepala Desa Cit, Ardani, menuturkan, pihaknya melakukan sosialisasi ke masyarakat agar menjaga lingkungan dari potensi kebakaran hutan dan lahan.
“Kita sampaikan, melalu RT, Kaling untuk mencegah terjadinya kebakaran apalagi di tengah kondisi cuaca panas ini,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....