Kasus Narkoba Bangka Didominasi Warga Kurang Mampu
- 21 Jun 2026 11:06 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangka menyoroti persoalan penyalahgunaan narkoba banyak melibatkan masyarakat dari kalangan kurang mampu. Kondisi itu diketahui dari sejumlah pengungkapan kasus narkoba di Kabupaten Bangka.
Kepala Dinsos Kabupaten Bangka, Baharuddin, mengatakan sebagian besar warga yang terlibat penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (napza) berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas.
“Secara berkala kami terus melakukan koordinasi dan rapat bersama BNN Kabupaten Bangka terkait penanganan masalah narkoba ini," kata Baharuddin.
Baharuddin mengungkapkan, beberapa waktu lalu pihaknya turut memfasilitasi pemulangan seorang remaja perempuan berusia 17 tahun dari Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, yang sebelumnya menjalani rehabilitasi akibat penyalahgunaan narkoba.
“Ini juga dari keluarga berperekonomian lemah,” ujarnya.
Baharuddin berharap sinergi antara pemerintah daerah, BNN, aparat penegak hukum, pemerintah desa, dunia pendidikan, dan masyarakat dapat terus ditingkatkan guna menekan angka penyalahgunaan narkoba serta memberikan perlindungan kepada generasi muda dari ancaman narkotika.
Senada disampaikan Kabid Pemberantasan Badan Narkotikan Nasional Provinsi (BNNP) Babel Kombespol Ichlas Gunawan.
"Hasil penelusuran kita memang yang menggunakan narkoba ini, benar orang orang yang ekonominya lemah. Rendah dari dari sisi pendidikan, rendah dari sisi pendapatan," katanya.
Ditegaskan Ichlas, warga ekonomi lemah ini akan selalu menjadi sasaran, karena ketika sudah kecanduan maka akan melakukan apapun, bahkan menjadi kurir demi mendapatkan imbalan obat.
"Maka akan kita perangi bersama, perang kita ini melawan narkoba," kata dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....