Dorong Peningkatan IPM, Dindukcapil Bateng "Jemput Bola" ke Sekolah
- 02 Jun 2026 19:52 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Tengah – Demi mendorong peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Bangka Tengah melakukan "jemput bola" ke sekolah. Petugas menyerahkan Kartu Keluarga (KK) dengan data pendidikan terbaru kepada perwakilan siswa yang baru lulus. Acara berlangsung di SMPN 3 Koba, Selasa, 2 Juni 2026.
Bupati Bateng, Algafry Rahman mengungkapkan bahwa langkah ini diambil setelah mendapati banyaknya data kependudukan warga yang tidak diperbarui secara mandiri setelah mereka menyelesaikan suatu jenjang pendidikan.
"Selama ini ketika mereka sudah menyelesaikan pendidikan pada tingkatannya, KK itu tidak berubah-berubah setelah kita cek. Nah, untuk itu inisiatif dari teman-teman Dindukcapil adalah jemput bola. Ketika anak-anak ini tamat, status pendidikan mereka di KK segera diubah yang tadinya tamat SD menjadi tamat SLTP/sederajat," kata Algafry, dalam keterangan yang diterima RRI.
Algafry menekankan bahwa pembaruan data ini sangat krusial bagi validitas data statistik daerah. Jika tidak diubah, statistik akan terus menunjukkan bahwa anak tersebut belum menyelesaikan SD, atau bahkan dianggap putus sekolah.
"Dengan diubahnya data ini, tingkat pendidikan (warga) bertambah secara administratif, sehingga IPM (Indeks Pembangunan Manusia) kita juga bisa terlihat jelas peningkatannya. Ini yang perlu kita lakukan," tambahnya.
Kepala Sekolah SMPN 3 Koba, Suaibatul Aslamiah, menyebutkan bahwa tahun ini sekolahnya meluluskan sebanyak 81 siswa. Pada acara tersebut, terdapat 5 anak yang menerima KK baru secara simbolis langsung dari tangan Bupati.
"Untuk kelanjutannya, kami mengimbau kepada seluruh wali siswa dan orang tua untuk segera meng-update KK baru mereka sebelum mendaftar ke sekolah lanjutan (SMA/SMK)," jelas Suaibatul.
Sementara, Kepala Dindukcapil Bangka Tengah, Nordianto, menjelaskan bahwa pihaknya berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah telah menyerahkan sejumlah 530 Kartu Keluarga yang telah diperbaharui datanya yaitu tamat SLTP/sederajat.
“Inovasi pelayanan Publik ini kami beri nama GI NGANYAU, yakni singkatan dari GIAT NGURUS ADMINISTRASI NYATA UNTUK ANAK SEKOLAH. Kami harapkan inovasi ini memberikan dampak positif terhadap kualitas data kependudukan serta tertib administrasi Kependudukan di Kabupaten Bangka Tengah,” ujar Nordianto.
Lebih lanjut Nordianto menjelaskan bahwa hari ini secara serentak Dindukcapil menggelar jemput bola penyerahan KK ini ke 6 titik SMP yang ada di 6 kecamatan. Dengan dokumen yang sesuai dengan kondisi riil di lapangan, Pemkab Bangka Tengah dapat menyusun perencanaan pembangunan serta program pelayanan publik secara lebih tepat sasaran. Hal ini termasuk menyusun kebijakan pendidikan, bantuan sosial, kesehatan dan berbagai program pembangunan yang tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....