Upacara Harkitnas 2026, Bupati Algafry: Anak Harus Tumbuh di Ruang Digital Sehat

  • 20 Mei 2026 14:43 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar upacara memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu (20/05/2026) pagi. Upacara yang berlangsung khidmat di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah tersebut diikuti Aparatur Sipil Negara (ASN) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang bertindak sebagai inspektur upacara, membacakan pidato tertulis Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Viada Hafid.

"Kebangkitan Nasional bukan hanya peristiwa sejarah, tetapi semangat yang terus hidup dan harus relevan dengan tantangan zaman. Dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut kemerdekaan dan kedaulatan bangsa. Kini, tantangan kita telah berkembang menuju kedaulatan informasi, penguasaan teknologi, serta kemampuan menghadapi transformasi digital,” ujar Algafry saat membacakan pidato Menkomdigi.

Hal yang menjadi sorotan utama dalam peringatan Harkitnas tahun ini ialah komitmen pemerintah dalam melindungi anak-anak dari dampak negatif dunia digital. Salah satunya melalui implementasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Algafry kembali menegaskan kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah umur yang telah berlaku sejak Maret lalu.

“Sejak 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Kebijakan ini bertujuan memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dalam ruang digital yang sehat, beretika, aman, dan sesuai dengan usia perkembangannya,” tegasnya.

Salah seorang peserta upacara yang merupakan ASN di Pemkab Bangka Tengah, Arumi berpendapat jika Harkitnas merupakan momentum kebersamaan. Menurutnya, diperlukan kerja keras, gotong royong, serta peningkatan literasi digital guna membangun budaya bermedia sosial yang sehat demi menjaga persatuan dan solidaritas bangsa. (Rilis)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....