Penerima Bansos Tercatat 2.300 orang di Bangka

  • 15 Mei 2026 11:39 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka – Penerima bantuan sosial berjumlah 2.300 orang di Kabupaten Bangka pada tahun 2026. Jumlah tersebut mengalami penurunan drastis dibanding tahun 2025 lalu yang sebanyak 8.672 orang.

"Jadi seluruh batuan sosial yang sudah kita salurkan di tahun 2025 kemarin dengan berbagai jenis bantuan itu sebanyak 8.672 orang. Sementara untuk tahun 2026 ini bansos yang rencananya akan kita salurkan jumlahnya menurun drastis, karena kita menyesuaikan dengan kondisi keuangan daerah yakni sebanyak 2.300 orang," kata Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa kepada RRI, Jum’at, 15 Mei 2026.

Bantuan sosial yang disalurkan kepada masyarakat ini diharapkan pria yang akrab disapa Mo ini, bisa menjadi jembatan menuju kemandirian dan kesejahteraan berkelanjutan bagi masyarakat miskin dan rentan. Selain itu bansos yang diberikan dapat mengentaskan kemiskinan serta memutus rantai kemiskinan antar generasi dengan memastikan bantuan tepat sasaran.

"Selain itu bisa mendorong akses layanan dasar pendidikan dan kesehatan serta memberdayakan penerima manfaat sehingga dapat mandiri secara ekonomi," ujarnya.

Lebih jauh Mo menyampaikan kepada masyarakat untuk dapat memberikan informasi yang benar kepada Dinas Sosial Kabupaten Bangka terkait permasalahan sosial yang ada di lingkungannya.

"Kami mohon kerjasama yang baik, memberikan informasi yang baik terkait permasalahan sosial di lingkungannya. Jika ada masyarakat dinilai tidak lagi tepat untuk menerima bantuan, untuk dapat menyampaikan kepada Dinas Sosial Kabupaten Bangka atau bisa melalui PSM dan TKSK," ucapnya.

Sementara salah seorang warga Sungailiat, Yuniarti, berharap bantuan sosial yang digulirkan oleh pemerintah dapat tepat sasaran. Karena dia melihat bahwa selama ini masih ada warga yang sebenarnya tidak layak menerima bansos justru menerima bantuan yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu itu.

"Yang namanya bansos kan untuk yang kurang mampu, jadi semoga untuk tahun ini lebih baik dan tepat sasaran lagi, jangan sampai yang justru orang mampu secara ekonomi yang mendapatkan bansos," kata Yuniarti.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....