Peternak dan Penjual Diminta Melapor jika Hewan Kurban Sakit
- 13 Mei 2026 21:52 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Peternak dan pedagang diminta melapor kepada petugas apabila menemukan gejala penyakit pada hewan ternak agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat.
"Ini sangat penting sebagai langkah antisipasi untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat menjalankan ibadah kurban sekaligus menjaga kesehatan dan keamanan hewan ternak,” kata Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah, Dian Akbarini, dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu, 13 Mei 2026.
Dian menegaskan, pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap hewan kurban jelang Iduladha 1447 Hijriah ini. Pengawasan kesehatan hewan ternak ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).
"Kita harus memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat, layak jual, dan tidak terpapar penyakit mulut dan kuku,” tegasnya.
Sementara, salah seorang penjual hewan kurban di Pangkalanbaru, Bateng, Ridwan, mengaku, hewan kurban yang dijualnya telah melalui pemeriksaan kesehatan. Dia juga menyebut hewan ternaknya, sudah mendapatkan vaksinasi booster.
"Vaksinasi booster dilakukan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kesehatan ternak sekaligus meminimalkan risiko penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan kurban. Insya Allah sapi yang saya jual sehat semua,” ujarnya. (Rilis)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....