Gandeng DJPb Babel, Pemkab Bangka Tengah Kembangkan Desa Devisa

  • 06 Mei 2026 19:50 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Pemkab Bangka Tengah mengganteng Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembangkan Desa Devisa, guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perdesaan.

Program Desa Devisa adalah inisiatif dari Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) untuk mengembangkan potensi komoditas unggulan desa agar bernilai ekspor. Program ini memberikan pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana kepada masyarakat, guna meningkatkan kualitas, kapasitas produksi, dan kesejahteraan ekonomi lokal secara berkelanjutan.

"Kerjasama ini diharapkan mampu memperkuat dukungan pembiayaan serta tata kelola program," kata Bupati Bateng, Algafry Rahman, dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu, 6 Mei 2026.

Pihaknya menurut Algafry, telah mengusulkan sejumlah desa untuk masuk dalam program desa devisa yang akan dinilai oleh Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia. Desa-desa tersebut diproyeksikan mengembangkan komoditas unggulan berorientasi ekspor.

“Beberapa desa yang kami usulkan ini diproyeksikan mengembangkan komoditas unggulan lokal berorientasi ekspor, seperti lada, lidi nipah, dan hasil olahan perikanan,” ujarnya.

Sementara salah seorang warga Desa Simpang Katis, Yubhar, menyambut baik program desa devisa. Dia berharap dampak program ini positif bagi peningkatan kesejahteraan warga desa.

"Program ini kami harapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat perdesaan di Bangka Tengah," harapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....