Pimpin Apel, Hidayat Paparkan Sederet Penghargaan-Apresiasi Kinerja
- 20 Apr 2026 14:45 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Gubernur Babel menyampaikan sejumlah arahan dalam apel di Pemprov Babel
RRI.CO.ID, Pangkalpinang– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Hidayat Arsani, memimpin apel bersama jajaran pegawai di lingkungan Pemerintah Provinsi Babel di Halaman Kantor Gubernur Babel, Pangkalpinang, Senin 20 April 2026.
Dalam amanatnya, Gubernur Hidayat menyampaikan rasa terima kasih atas doa dan dukungan yang terus mengalir dari masyarakat serta seluruh aparatur sipil negara sehingga Provinsi Kepulauan Babel kembali meraih berbagai penghargaan dan prestasi yang membanggakan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat dan dukungan dari seluruh pegawai, apalagi hari ini bertepatan satu tahun saya menjabat sebagai Gubernur Kepulauan Babel. Apabila selama saya memimpin terdapat kekurangan, saya mohon maaf kepada seluruh rakyat. Karena saya dipilih oleh rakyat, maka saya akan memberikan yang terbaik,” ujar Hidayat.
Ia menyampaikan, jika Provinsi Babel baru saja menerima penghargaan terbaik pada Provinsi Terbaik atas Penilaian Rasio Tertinggi Film Pendek Jaga Desa (Jaksa Garda Desa) tahun 2026. Selain itu, sebelumnya Babel juga telah meraih penghargaan bergengsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Kita kemarin, diberikan suatu penghormatan, penghargaan lagi, pada Program Jaga Desa tingkat Provinsi tahun 2026. Sebelumnya kita mendapatkan penghargaan bergengsi yang dikeluarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi. Ini adalah penghargaan yang sangat mulia yang harus kita pertahankan, bukan hanya di dunia tetapi juga di akhirat,” kata Hidayat.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi atas kedisiplinan para pegawai yang terus menunjukkan kinerja dan komitmen dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Ia juga menyatakan komitmennya memperjuangkan kesejahteraan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), termasuk menyoroti pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan dinas. Menurutnya, kegiatan dinas luar yang tidak memiliki manfaat nyata akan dievaluasi dan bahkan dicoret.
Selain itu, ia menyinggung kondisi perekonomian saat ini yang dinilai tengah menghadapi tantangan, tidak hanya di Bangka Belitung, tetapi juga secara nasional. Ia menegaskan bahwa situasi tersebut harus dihadapi dengan sikap bijak dan kerja sama seluruh pihak.
“Situasi ekonomi sekarang tidak seperti dulu. Keuangan kita bukan hanya di Babel saja yang mengalami, tetapi di daerah-daerah di Indonesia. Kita berharap dapat menggali sumber daya manusia yang unggul serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membantu pemulihan,” katanya.
Ia mengajak seluruh pegawai untuk tetap bersabar, bekerja dengan penuh keikhlasan, serta terus berdoa agar kondisi ekonomi segera membaik.
“Saya tidak ingin ada kegiatan dinas luar yang tidak penting, seperti hanya untuk cek harga telur ke daerah lain. Anggaran harus kita gunakan sebaik mungkin, apalagi saya sangat memperhatikan nasib PPPK yang saat ini masih menjadi perhatian bersama,” katanya.
Sebelumnya, dalam penghargaan Jaga Desa itu, Utusan khusus Presiden RI bidang Iklim dan Energi Hasyim Djojohadikusumo menyambut positif capaian-capaian yang diraih dalam program Jaga Desa (Jaksa Garda Desa).
Ia menilai peran Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) sangat penting dalam mendampingi pemerintah desa, khususnya dalam mengawasi berbagai program strategis. Pendampingan tersebut mencakup pengawasan program-program prioritas agar terhindar dari penyimpangan, menjaga stabilitas keamanan, serta menghadapi tantangan sosial.
"Saya melihat tujuan ABPEDNAS sangat baik, ikut mendampingi pemerintah dalam mengawasi beberapa program kunci antara lain program utama Makan Bergizi Gratis agar mutu makanan dapat terjaga," ujar Hasyim.
Selain itu, ia minta bantuan ABPEDNAS membantu pemerintah, kejaksaan, dan kepolisian untuk menjaga dan memelihara situasi keamanan dan kondisi yang di hadapi yakni intoleransi yang mengganggu pelaksanaan ibadah.
Kemudian, Hasyim juga minta ABPEDNAS bekerja sama dengan Kejaksaan untuk melatih para perangkat desa tentang tata kelola pemerintahan untuk mencegah adanya kasus hukum.
Di sisi lain, Ketua Dewan Pembina ABPEDNAS Burhanuddin yang juga selaku Jaksa Agung RI menjelaskan bahwa, program ini merupakan wujud nyata komitmen dalam mengawal dan memberikan arahan kepada seluruh pemerintahan di desa dengan transparan, akuntabel, dan bebas dari penyimpangan hukum.
"Apresiasi ini bukan hanya memberikan apresiasi kepada pihak yang telah memberikan prestasi tapi juga menginspirasi gerakan Jaga Desa dan Jaga Indonesia," kata Burhanuddin.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....