Sidak Embung Air Baku, Bupati Belitung : Distribusi Air Bersih Kembali Normal
- 14 Apr 2026 13:28 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung – Bupati Belitung, Djoni Alamsyah Hidayat memastikan distribusi air bersih kepada masyarakat ditargetkan kembali normal hari ini, Selasa (14/4/2026). Hal itu disampaikan Bupati usai meninjau langsung kendala teknis di Embung Air Baku Gunung Mentas, yang sempat menyebabkan terganggunya pasokan air bersih di sejumlah wilayah di Belitung.
Bupati Djoni menjelaskan, gangguan distribusi air terjadi akibat kebocoran pada bagian seal pompa. Kebocoran tersebut membuat air memenuhi ruangan pompa hingga menyebabkan mesin sempat terendam.
"Saat saya inspeksi langsung ke lapangan, memang ketika pompa dinyalakan ada kebocoran pada seal-nya. Akibatnya air bocor dan memenuhi ruangan pompa, sehingga pompa sempat terendam," kata Djoni.

Ia menyampaikan, proses perbaikan saat ini telah memasuki tahap akhir. Satu unit pompa sudah terpasang dan sedang dilakukan finishing sebelum kembali dioperasikan.
"Update terakhir, saat ini sudah dilakukan pemasangan satu pompa. Sekarang masih dalam proses finishing, kemungkinan siang atau sore sudah bisa dinyalakan kembali, dan sudah bisa mendistribusikan air kepada masyarakat," ujarnya.
Djoni menegaskan, pemerintah daerah juga akan menyiapkan langkah ke depan agar kejadian serupa tidak terulang. Salah satunya dengan desain ulang sistem pompa dan memfungsikan pompa penguras embung sebagai cadangan ketika terjadi kondisi darurat.
"Ada satu pompa yang fungsinya untuk safety pengurasan embung, nanti akan di-bypass supaya bisa difungsikan juga untuk kondisi emergency, atau bisa dijadikan pompa ketiga," ucapnya.
Sementara itu, Direktur Perumda Tirta Batu Mentas, Munandar Motong mengatakan gangguan terjadi sejak Sabtu lalu setelah sil keong pecah sehingga air masuk dan memenuhi bak rumah mesin.

"Kejadian itu hari Sabtu. Saat itu sil keong pecah, sehingga air masuk dari situ dan memenuhi bak rumah mesin," kata Munandar.
Ia menyebut tim teknis langsung bergerak membawa mesin pompa cadangan dan berkoordinasi dengan pihak Sumber Daya Air (SDA) sebagai pemilik aset embung.
Munandar menambahkan, selama masa penanganan, Perumda Tirta Batu Mentas telah menyiapkan mobil tangki untuk membantu suplai air kepada pelanggan terdampak. Dukungan armada juga datang dari berbagai pihak.
"Pelanggan kita sekarang yang tercakup layanan kurang lebih 2.400-an. Selama penanganan ini, kita menyiapkan mobil tangki untuk membantu suplai air kepada beberapa pelanggan," ujarnya.
Ia berharap pompa dapat kembali beroperasi hari ini sehingga distribusi air bersih kepada masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....