Pasca Idulfitri ASN Pangkalpinang Diminta Tingkatkan Semangat Kerja
- 06 Apr 2026 12:17 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pasca Idulfitri, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang diminta membawa semangat baru dalam menjalankan tugas, dan pelayanan kepada masyarakat.
Hal itu disampaikan Wali Kota, Saparudin, atau Udin saat memimpin apel gabungan Pemkot Pangkalpinang di Halaman Kantor Wali Kota, Senin 6 April 2026.
Udin juga mengatakan, nilai-nilai yang diperoleh selama Ramadan harus tercermin dalam sikap dan etos kerja aparatur.
“Setelah Ramadan dan Idulfitri, kita berharap menjadi insan yang bertakwa. Itu harus tercermin dari cara kita bekerja, yang lebih baik, lebih semangat, dan lebih bertanggung jawab,” ujarnya.
Menurut Wali Kota, tantangan birokrasi ke depan menuntut ASN bergerak lebih dinamis, adaptif, dan terus meningkatkan kapasitas diri. Pelayanan publik, kata dia, tidak boleh berjalan biasa-biasa saja, melainkan harus semakin cepat, tepat, dan berkualitas.
“Kita harus mampu memberikan pelayanan yang lebih baik dan menyelesaikan tugas-tugas pemerintahan secara optimal,” ucapnya.
Wali Kota juga menyinggung kebijakan sistem kerja aparatur menyusul terbitnya surat edaran kementerian terkait penerapan Work From Home (WFH). Ia menyebutkan, skema WFH di lingkungan Pemkot Pangkalpinang akan diberlakukan setiap Jumat dengan sistem bergiliran.
Sebanyak 50 persen ASN diperbolehkan bekerja dari rumah, sementara 50 persen lainnya tetap bertugas di kantor. Namun, kebijakan tersebut tidak berlaku bagi sektor-sektor pelayanan publik yang harus tetap berjalan penuh, seperti rumah sakit, pelayanan kependudukan, pendidikan, dan pelayanan terpadu satu pintu.
“Sebanyak 50 persen ASN bekerja dari rumah dan 50 persen tetap di kantor, terutama untuk pelayanan publik seperti rumah sakit, Dukcapil, pendidikan, dan PTSP yang harus tetap berjalan,” katanya.
Sementara itu, Alam salah satu masyarakat berharap WFH ini tidak sangat mengganggu pelayanan publik kepada masyarakat.
"Semoga tidak berdampak bagi pelayanan, sehingga kita sebagai masyarakat tidak susah," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....