Pemkot Pangkalpinang – ADINKES Perkuat Sistem Penanggulangan Penyakit Menular

  • 03 Apr 2026 19:35 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Pemerintah Kota Pangkalpinang bersama Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) memperkuat sistem penanggulangan penyakit menular melalui penguatan program Resilient and Sustainable System for Health (RSSH).

Program ini difokuskan pada penanganan penyakit AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM), yang saat ini menjadi perhatian nasional.

Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Dessy Ayutrisna, menegaskan bahwa penguatan program RSSH/ATM menjadi salah satu poin penting dalam audiensi dan komitmen kesehatan daerah untuk periode 2025–2026.

“Pada akhir tahun 2025, Pemkot Pangkalpinang menerima penghargaan dari Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia (ADINKES) atas keberhasilan dalam bidang eliminasi penyakit menular,” ujarnya.

Selain itu, Pemkot Pangkalpinang juga fokus pada penguatan program kesehatan lainnya, termasuk strategi peningkatan Capaian Kinerja Gizi (CKG) tahun 2026 serta upaya percepatan penurunan angka stunting.

Dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan, Pemkot Pangkalpinang telah mencapai target Universal Health Coverage (UHC) yang tinggi, yakni sebesar 99,86 persen per Maret 2026. Capaian ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjamin pelayanan kesehatan yang merata bagi masyarakat.

Meski demikian, Dessy mengungkapkan bahwa tren kasus penyakit ATM di Pangkalpinang menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, diperlukan langkah konkret dalam upaya pencegahan dan pengendalian.

“Untuk itu kita harus bersama melakukan upaya mendukung program prioritas ini dalam pencegahan dan pengendalian penyakit ATM. Langkah-langkah konkret perlu dilakukan karena tren penyakit ini terus meningkat setiap tahun,” katanya.

Program RSSH sendiri bertujuan membangun sistem kesehatan yang resilien dan berkelanjutan, dengan fokus pada pengendalian penyakit menular di tingkat daerah. Program ini juga sejalan dengan visi pembangunan Pemkot Pangkalpinang periode 2024–2026.

Sementara itu, Rita salah salah satu masyarakat berharap atas kolaborasi tersebut dapat memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakatnya.

"Semoga manfaatnya dapat dirasa masyarakat Pangkalpinang," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....