SMAN 5 Pangkalpinang Ditargetkan 2026 Rampung

  • 02 Apr 2026 11:59 WIB
  •  Sungailiat
Poin Utama
  • Pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang

RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Dindik Babel) menargetkan pembangunan SMAN 5 Pangkalpinang di Kelurahan Air Kepala Tujuh, Kota Pangkalpinang rampung pada 2026 ini.

Dengan demikian di tahun ajaran 2027/2028 SMAN 5 Pangkalpinang sudah menampung peserta didik baru.

“Ya target kita tahun ini udah boleh dibangun. 2026 ya 2026 dibangun. Karena Pak Gubernur juga kejar gitu kan. Karena jangan sampai masyarakat resah nanti untuk sekolah itu mereka kesulitan, harus ke pusat kota gitu kan. Sementara jarak lumayan jauh, kemudian persaingannya,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel, Saiful Bakhri, Kamis 2 April 2026.

Apalagi, kata Saiful, di Kecamatan Gerunggang ini populasi tertinggi untuk lulusan SMP sederajat itu yang akan masuk ke SMA. Sehingga kesempatan itu sangat ketat persaingannya. Maka dari itu perlunya SMA untuk menampung lulusan tersebut.

“Harapan kami sebenarnya kalau 2026 kita sudah mulai bangun, sudah ada kepastian, kita rancang untuk rekrut siswa barunya di SMA 5 ini untuk tahun 2027-2028 paling lambat lah. Nah kalau sekarang kan kita terkendala nanti tempat anak belajar, jangan sampai kita terlalu ngotot mau cepat dilaksanakan pembukaannya. Tapi masyarakat dibuat repot juga, anak-anak dibuat repot gitu kan. Karena untuk penyediaan gurunya, kemudian tempat belajarnya gitu kan,” ucapnya.

Menurut dia, untuk tahap pertama dengan dibuka 3 atau 4 rombongan belajar (rombel) terpenuhi di tahun ajaran 2027-2028 nanti.

“Target kita tadi di tahun ajaran 2027-2028. Mungkin ada kurang lebih 2026 rampung dibangun. Selesai langsung penerimaan. Jadi harapan kita 2026 akhir ini sudah clear. Nah jadi begitu di awal-awal bulan Januari nanti, ya masyarakat sudah mempersiapkan diri lah anak-anaknya itu,” ujarnya.

Ia menyebutkan, lokasi ini cukup representatif untuk dibangun SMAN 5 tersebut sebab akses nggak terlalu sulit dengan jalan yang sudah aspal, lingkungannya itu cukup adem tidak terlalu ramai.

“Kalau ramai kan mengganggu aktivitas-aktivitas belajar anak-anak gitu kan. Nah tapi kalau di sini saya kira cukup representatif untuk proses belajar dibangun SMA 5 di sini,” katanya.

Sementara, Ketua RT 06 RW02, Kelurahan Air Kepala Tujuh Sastra Danawijaya mengatakan, masyarkat ada keresahan masyarakat ini karena belum adadanya SMA di wilayah ini, sementara lulusan SMP cukup banyak di Kecamatan Gerungang ini.

“Karena kami di Gerunggang ini kan punya 3 SMP negeri. Artinya setiap tahun ajaran itu ada kurang lebih seribu lebih anak-anak kami yang memang harus masuk SMA atau SMK ya. Tetapi yang ironisnya itu kami di Kecamatan Gerunggang ini kami tidak memiliki SMA ataupun SMK negeri,” kata Sastra.

Menurut dia, karena SMA ini kebutuhannya mendesak, pihaknya berharap pemerintah kota memperhatikan warga yang ada di Kecamatan Gerunggang ini. Dengan lahan luaa 5,3 hektare ini masih bisa untuk dibangun SMA tersebut.

“Artinya ini udah kali keberapa, Pak, kami datang ke sini ngukur. Kami tidak tahu kenapa pemerintah kota ini tidak mau melepaskan ini. Itu. Seingat saya, selaku RT, 5,3 hektare. Oke. Padahal untuk kebutuhan SMA tadi berapa? Paling kebutuhan SMA-nya 1,7 hektare, kata mereka kalau 1 hektare kurang, katanya. Kami minta lagi,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....