Pemkot Pangkalpinang Catat Capaian Pembangunan Positif Tahun 2025

  • 01 Apr 2026 21:24 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kota Pangkalpinang catat capaian pembangunan positif di bidang prioritas.

Hal itu disampaikan Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin, dalam rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pangkalpinang.

Saparudin mengatakan laporan tersebut sebagai bentuk akuntabilitas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah selama satu tahun. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD, serta seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan pembangunan daerah.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan, namun dengan sinergi antara pemerintah, DPRD, dan seluruh masyarakat, kami optimistis pembangunan Kota Pangkalpinang akan semakin baik ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, meskipun tahun 2025 menjadi periode yang cukup spesial karena sebagian waktu masih dipimpin oleh penjabat kepala daerah hingga pelantikan wali kota dan wakil wali kota definitif pada Oktober 2025, pemerintah tetap berkomitmen menjalankan pembangunan dan pelayanan publik secara optimal.

"Dari aspek keuangan, realisasi pendapatan daerah mencapai Rp930,14 miliar atau 93,64 persen dari target sebesar Rp993,29 miliar. Pendapatan tersebut terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp258,32 miliar (107,89 persen), pendapatan transfer Rp664,17 miliar (89,33 persen), serta lain-lain pendapatan sah Rp7,64 miliar (73,46 persen)," katanya.

Kemudian, diantaranya pada sektor kesehatan, realisasi anggaran mencapai 96,59 persen dari Rp263,44 miliar. Pemerintah juga meningkatkan fasilitas layanan kesehatan melalui pembangunan gedung rawat inap dan laboratorium di RSUD Depati Hamzah. Cakupan Universal Health Coverage (UHC) bahkan mencapai 99,86 persen.

"Sepanjang tahun 2025, Kota Pangkalpinang juga berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK, penghargaan Daerah Tertib Ukur, serta predikat badan publik informatif dalam keterbukaan informasi," ucapnya.

Sementara itu, Wika salah satu masyarakat berharap capaian itu bisa terus ditingkatkan pada tahun 2026 ini.

"Kami sebagai masyarakat berharap salah satunya terkait pelayanan publik dapat terus ditingkatkan," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....