Sensus Ekonomi 2026, Bupati Beltim Ajak Pelaku Usaha Aktif Berpartisipasi

  • 30 Mar 2026 13:39 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur – Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang akan dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik mulai 1 Mei hingga Agustus 2026.

Menurut Kamarudin, Sensus Ekonomi merupakan kegiatan strategis yang bertujuan untuk memperoleh gambaran komprehensif mengenai kondisi serta perkembangan usaha di daerah. Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan serta menentukan arah pembangunan ekonomi yang lebih tepat dan berkelanjutan.

“Sensus Ekonomi ini sangat penting karena menjadi landasan dalam melihat potensi dan struktur usaha yang ada di daerah. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ujar Kamarudin, Senin 30 Maret 2026.

Ia menambahkan, hasil pendataan tidak hanya menggambarkan kondisi usaha saat ini, tetapi juga menjadi acuan dalam merancang berbagai intervensi kebijakan, termasuk pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu, Bupati Kamarudin mengajak seluruh pelaku usaha di Kabupaten Belitung Timur untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pelaksanaan sensus tersebut. Ia meminta masyarakat untuk menerima petugas sensus serta memberikan informasi usaha secara jujur, lengkap, dan akurat.

“Kami mengimbau seluruh pelaku usaha untuk mendukung kegiatan ini dengan memberikan data yang benar. Partisipasi masyarakat sangat menentukan kualitas data yang dihasilkan,” tegasnya.

Selain itu, Kamarudin juga memastikan bahwa seluruh data yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, sehingga pelaku usaha tidak perlu khawatir dalam memberikan informasi.

Plh. Kepala BPS Kabupaten Belitung Timur, Syahroni menambahkan salah satu fokus utama sensus kali ini adalah sektor ekonomi digital yang dinilai berkembang pesat dalam satu dekade terakhir. Perkembangan model usaha berbasis daring inilah yang menjadi pembeda utama dibanding Sensus Ekonomi sebelumnya.

"Kalau 10 tahun yang lalu mungkin kita belum ada yang namanya belanja-belanja online, yang jualannya cuma dari rumah. Perkembangan seperti ini yang akan ditangkap dari Sensus Ekonomi tahun 2026," ujarnya.

Program yang digagas oleh Badan Pusat Statistik ini dinilai memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dalam menciptakan kebijakan ekonomi yang berbasis data dan berkelanjutan di Kabupaten Belitung Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....