Daging Sapi Beku Sudah Disalurkan ke Masyarakat Belitung Timur

  • 13 Mar 2026 12:27 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) telah menyalurkan sebanyak 18,7 ton atau 18.700 kilogram daging sapi beku kepada masyarakat pada Jumat, 13 Maret 2026. Penyaluran dilakukan melalui kerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Cabang Belitung.

Pimpinan Perum Bulog Cabang Belitung, Syahrianza Rahman mengatakan hal ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh daging sapi dengan harga lebih terjangkau menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, sekaligus menjaga stabilitas harga daging di pasaran. Penyaluran ini langsung dilakukan ke titik-titik yang telah ditentukan oleh pemerintah daerah.

“Pendistribusian daging beku ini kami lakukan bersama pemerintah daerah, didukung oleh transporter dari PT Pos Indonesia, dengan pendampingan Kejaksaan serta dukungan dari Bank Indonesia untuk subsidi angkutannya. Penyaluran dilakukan langsung ke desa-desa tiap kecamatan yang sudah memiliki daftar penerima,” ujar Syahrianza.

Ia menjelaskan, pasokan daging sapi beku tersebut diperoleh dari importir di Jakarta, yakni PT Suri, yang selama ini telah beberapa kali bekerja sama dengan Perum Bulog dalam penyediaan daging untuk program pemerintah daerah.

Terkait penambahan stok, Ia mengungkapkan tidak akan dilakukan penambahan. Hal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu aktivitas pedagang daging sapi segar maupun pelaku usaha mikro yang menjual daging di pasaran.

"Seperti yang disampaikan oleh Pak Bupati Belitung Timur tadi, untuk stok cukup di 18,7 ton tidak akan kita tambah lagi, karena takut ini mengganggu pedagang-pedagang, UMKM, dan para pedagang daging sapi segar," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza mengimbau masyarakat yang telah menerima daging sapi beku agar memperhatikan cara penyimpanannya.

“Jika daging tidak langsung dimasak, sebaiknya segera dimasukkan ke dalam freezer agar tingkat kebekuannya tetap terjaga dan kualitas daging tetap baik saat akan diolah,” ujarnya.

Ia berharap program penyediaan daging sapi beku ini dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan menjelang lebaran sekaligus menjaga stabilitas harga daging di wilayah Belitung Timur.

Rekomendasi Berita