Wabup Bangka : Penanganan Kemiskinan Ekstrem Tanggungjawab Bersama
- 11 Mar 2026 22:11 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Penanganan kemiskinan ekstrem bukan tugas satu pihak atau pemerintah saja. Namun merupakan kerja besar yang membutuhkan gotong royong antar pemerintah, masyarakat dan sektor swasta.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Bangka, Syahbudin saat menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang terdata di DTSEN desil 1 dan 2 berupa beras 10 kilogram, bertempat di aula Dinas Sosial.
"Bantuan sosial seperti ini sebagai penyemangat untuk tetap optimis dan berusaha memperbaiki taraf hidup di masa yang akan datang, dan Pemerintah Bangka berkomitmen penyaluran ini tepat sasaran tepat jumlah dan tepat waktu,” kata Syahbudin, dalam keterangan yang diterima RRI, Rabu, 11 Maret 2026.
Wakil Bupati Bangka Syahbudin juga menjelaskan bahwa melalui program bantuan sosial ini pemerintah hadir tapi bukan untuk memberikan solusi yang instan dan bukan untuk menyelesaikan segalanya.
"Bantuan ini sebagai jaring pengaman sosial, penyaluran bantuan ini sebagai bentuk hadirnya negara untuk memastikan bahwa tidak ada warga kita yang tidak mendapatkan akses untuk memenuhi kebutuhan dasar termasuk mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan dan juga sanitasi,”jelas Syahbudin.
Sementara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bangka, Baharudin Bafa dalam laporannya mengatakan bahwa tahun ini yang menerima manfaat sebanyak 1.205 orang.
"Penerima manfaat pada tahun ini turun dibandingkan dengan tahun lalu dikarenakan kondisi keuangan daerah kita tidak cukup baik saat ini. Namun demikian, penyaluran ini tidak serta merta langsung diberi kepada siapa yang perlu, akan tetapi pemberian bantuan ini kita pakai dasar aplikasi dalam sistem DTSEN yang masuk dalam kategori kemiskinan ekstrim yang mendapat bantuan," ucap Baharudin.