Pemkab Beltim Siapkan 18,7 Ton Daging Sapi Beku untuk Idulfitri
- 05 Mar 2026 10:34 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur - Pemerintah Kabupaten Belitung Timur menyiapkan sebanyak 18,7 ton atau 18.700 kilogram daging sapi beku yang bekerja sama dengan Perusahaan Umum (Perum) Bulog Tanjungpandan Belitung. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Kepala Bagian Perekonomian, Pembangunan dan Sumber Daya Alam Setda Beltim, Tri Astuti Ramadhani Haliza mengatakan, daging sapi beku tersebut didatangkan dari Bekasi melalui Bulog Tanjungpandan Belitung dan akan dijual kepada masyarakat dengan harga Rp120 ribu per kilogram.
Tri Astuti menjelaskan, mekanisme penyaluran masih sama seperti tahun sebelumnya. Daging akan didistribusikan langsung ke delapan titik di tujuh kecamatan, ditambah satu titik di Kantor Bupati Belitung Timur. Selanjutnya, pihak desa mengambil di kecamatan masing-masing untuk kemudian dibagikan kepada masyarakat sesuai data pesanan.
"Daging sapi beku sebanyak 18,7 ton tersebut didistribusikan sesuai dengan data pemesanan yang masuk dari desa-desa di tujuh kecamatan se-Kabupaten Beltim termasuk untuk Perangkat Daerah," ujar Tri pada Kamis, 5 Maret 2026.
Pemerintah juga membatasi pembelian maksimal tiga hingga lima kilogram per orang guna menghindari penjualan kembali. Namun berdasarkan data yang masuk dari desa, rata-rata masyarakat memesan antara dua hingga tiga kilogram..
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Distangan) Kabupaten Belitung Timur melalui Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, drh Therissia Hati menambahkan ketersediaan komoditas daging segar, daging ayam, hingga telur aman dan terkendali sampai momen Lebaran Idulfitri.
"Stok daging sapi segar untuk Ramadan dan Idulfitri dipastikan aman. Masyarakat tidak perlu panik buying atau membeli secara berlebihan," ujar Therissia Hati.
Selain aspek ketersediaan, Distangan Kabupaten Belitung Timur juga memastikan keamanan dan kesehatan daging yang beredar di pasaran. Pengawasan dilakukan melalui pemeriksaan kesehatan hewan sebelum pemotongan serta pengawasan di rumah potong hewan (RPH) guna menjamin daging yang dikonsumsi masyarakat aman, sehat, utuh, dan halal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....