Pemkab Beltim Perkuat Pengawasan Distribusi Gas LPG Bersubsidi
- 12 Feb 2026 12:36 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur – Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) berkomitmen memperketat penataan distribusi dan penggunaan gas LPG 3 kilogram bersubsidi agar tepat sasaran.
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Setda Belitung Timur, Tri Astuti Ramadhani Haliza bahwa sejauh ini pasokan gas LPG 3 kilogram di Kabupaten Beltim dalam kondisi aman. Setiap hari dilakukan pengecekan data distribusi, dengan penyaluran rata-rata mencapai 4.480 tabung per hari atau sekitar 6 hingga 8 LO.
"Isu kelangkaan lebih disebabkan meningkatnya permintaan, yang belum tentu seluruhnya berasal dari kelompok masyarakat yang berhak menerima subsidi," ujar Tri pada Kamis, 12 Februari 2026.
Tri menjelaskan, kuota gas LPG 3 kilogram telah diatur, di mana rumah tangga miskin dialokasikan maksimal tiga tabung per bulan, berdasarkan perhitungan satu tabung cukup untuk 11 hari pemakaian. Sementara pelaku UMKM dibatasi hingga sembilan tabung per bulan. Jika kebutuhan melebihi kuota tersebut, maka seharusnya menggunakan LPG non-subsidi.
"UMKM itu jatahnya sembilan tabung. Kalau mereka memakai lebih dari sembilan dalam sebulan, selebihnya harus menggunakan non-subsidi,” kata Tri.
Sebagai langkah penguatan, Pemkab Beltim akan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat serta memasang stiker penanda bagi pelaku usaha seperti hotel, restoran dan kafe (Horeka) untuk memperjelas pengguna yang berhak dan tidak berhak menggunakan LPG subsidi.
Di sisi lain, masyarakat berharap pengawasan distribusi diperketat. Siti, salah seorang warga Manggar, menilai pembelian LPG 3 kilogram menggunakan Kartu Keluarga (KK) akan lebih efektif untuk mencegah penumpukan pembelian.
“Menurut saya lebih baik pakai KK saat beli, jadi satu keluarga bisa dibatasi, atau istilahnya satu KK untuk satu orang, kalau cuma pakai NIK itu kurang tepat. Jangan sampai ada yang beli lebih dari satu tabung dalam sekali datang, sementara yang lain tidak kebagian,” ujarnya.
Warga berharap sistem tersebut dapat diterapkan secara konsisten di seluruh pangkalan agar penyaluran lebih adil dan tepat sasaran. Pemkab Beltim pun mengimbau masyarakat yang tidak masuk kategori penerima subsidi agar secara sadar beralih menggunakan LPG non-subsidi, seperti tabung 5 kilogram atau 12 kilogram, sehingga subsidi benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....