Soal Lampu Jalan Mengemuka Saat Reses DPRD Bangka, Dishub Diminta "Tanggap"
- 23 Agt 2026 20:13 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Bangka - Permasalahan sering matinya lampu penerangan jalan di Kabupaten Bangka mengemuka pada hampir semua reses yang dilakukan oleh Anggota DPRD Bangka.
"Iya, permasalahannya hampir sama memang di seluruh kecamatan, makanya kita juga di DPRD ini bingung, padahal jumlah hasil pajak penerangan jalan di Bangka ini lebih dari Rp30 miliar," kata Anggota DPRD Bangka, Yus Rizal, saat reses di Bedeng Ake, Kelurahan Sinarjaya Jelutung, Minggu, 23 Agustus 2026.
Anggota DPRD Bangka yang juga Ketua Komisi I DPRD Bangka, Erigustian juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, Pemkab Bangka terutama leading sektor yang menangani lampu jalan yakni Dinas Perhubungan harus responsif atau tanggap terhadap permasalahan ini.
"Karena tiap reses kan muncul terus aduan soal ini, dan hal itu juga sudah dewan sampaikan langsung ke mereka, jadi kami minta lebih responsif lah, jangan kesannya agak dibiarkan seperti ini," ujarnya.
Sementara, Anggota DPRD Bangka yang lain, Firmansyah Levi, saat reses di Kelurahan Surya Timur menyoroti pemanfaatan hasil pajak penerangan jalan yang mencapai Rp35 miliar. Firmansyah Levi mengaku menerima banyak keluhan terkait penerangan jalan.
"Masih banyak sekali PR soal lampu jalan ini, tiap reses di mana-mana seluruh Anggota DPRD mendapat laporan soal lampu jalan. Jadi kemana uang itu? Ini yang kami minta dikembalikan. Yang kami tahu katanya Rp5 miliar untuk pengadaan token. Nah sisanya ini kami minta lakukan pengadaan lampu jalan atau infrastruktur penerangan jalan yang baru," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....