Petugas Haji Ingatkan Jemaah Tak Bawa Zamzam dalam Koper Kabin

  • 02 Jun 2026 11:16 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Pangkalpinang - Menjelang kepulangan jemaah haji ke Tanah Air, petugas penyelenggara ibadah haji mengingatkan seluruh jemaah untuk tidak membawa air zamzam di dalam koper kabin.

Imbauan tersebut disampaikan guna memastikan proses pemulangan berjalan lancar sekaligus memenuhi ketentuan keselamatan penerbangan yang berlaku.

Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dewi Rosaria Indah mengatakan, air zamzam termasuk barang yang tidak diperbolehkan masuk ke dalam koper kabin maupun bagasi jemaah. Oleh karena itu, para jemaah diminta mematuhi aturan yang telah ditetapkan agar tidak mengalami kendala saat pemeriksaan barang sebelum keberangkatan.

“Himbauan kami untuk jemaah haji, agar tidak ada koper yang berlebih, berarti harus mematuhi batasan bagasi, jadi jemaah hanya diperbolehkan membawa 3 barang utama yaitu, tas bagasi maksimal 32 kilogram, koper bagasi, cabin 7 kilo dan tas paspor,” kata Dewi yang kerap disapa Wiwik kepada RRI, Selasa, 2 Juni 2026.

Dikatakan Wiwik, penimbangan bagasi dilakukan lebih awal guna mengantisipasi adanya kelebihan muatan yang dapat menghambat proses keberangkatan. Langkah tersebut juga bertujuan memberikan kesempatan kepada jemaah untuk menyesuaikan barang bawaan sebelum hari pemulangan.

“Jemaah diharapkan mematuhi seluruh ketentuan bagasi, termasuk tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper kabin. Hal ini demi keselamatan dan kelancaran proses penerbangan,” ujar petugas haji.

Sebagai pengganti, setiap jemaah haji akan mendapatkan jatah air zamzam sebanyak lima liter yang akan dibagikan saat tiba di debarkasi Indonesia. Dengan mekanisme tersebut, jemaah tetap dapat membawa pulang air zamzam tanpa harus menyimpannya di dalam koper.

“Kita juga sudah mengingatkan kepada orang tua, agar mematuhi aturan yang diberikan petugas, sehingga bisa cepet pulang dan perjalanan lancar,” kata keluarga jemaah haji Babel Ade.

Diakui Ade, tidak ada persiapan khusus dari keluarga dalam penyambutan jemaah haji, yang terpenting, orang tua bisa pulang dan berkumpul bersama anak dan cucu dalam kondisi yang sehat walafiat dan menjadi haji mabrur.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....