Satu Jemaah Haji Babel Asal Bangka Selatan Wafat di Tanah Suci
- 22 Mei 2026 10:57 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Pangkalpinang : Satu orang jemaah haji asal Bangka Belitung (Babel) yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Palembang dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, Makkah pada Jumat, 22 Mei 2026.
Kabar duka datang dari rombongan jemaah haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, asal Kabupaten Bangka Selatan.
Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umroh Bangka Belitung, Dewi Rosaria Indah mengatakan jemaah yang meninggal dunia atas nama Aminah Binti Katip, asal Kabupaten Bangka Selatan.
“Benar, satu jemaah haji Babel yang tergabung dalam Kloter 9 Embarkasi Palembang meninggal dunia di Tanah Suci atas nama Aminah Binti Katip asal Kabupaten Bangka Selatan,” kata Dewi dikonfirmasi RRI melalui WhatsApp, Jumat, 22 Mei 2026.
Dikatakan Dewi, pihaknya turut berduka cita atas wafatnya jemaah haji dan berharap almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah Swt.
Selain itu, Dewi juga menyebutkan saat ini terdapat satu jemaah haji Babel lainnya yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Namun secara umum kondisi jemaah haji asal Bangka Belitung dalam keadaan sehat.
“Untuk kondisi jemaah lainnya secara umum sehat, hanya ada beberapa yang mengalami batuk dan pilek,” ujarnya.
Pihak Kanwil Kementerian Haji dan Umroh Babel terus melakukan pemantauan terhadap kondisi kesehatan seluruh jemaah haji, terutama menjelang rangkaian puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.
Sementara Petugas Kloter 8 Embarkasi Palembang yang juga Pelaksana Tugas Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Bangka, Giapul Prabungga mengatakan satu jemaah haji yang sakit tergabung dalam Kloter 8 Embarkasi Palembang.
"Saat ini jemaah sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Al Noor, Arab Saudi, menjelang puncak pelaksanaan ibadah haji atau Armuzna," ujarnya.
Jemaah haji tersebut mulai dirawat sejak 20 Mei 2026 dini hari, atas nama Muhamad Mardiansyah Eko Saputra berusia 26 tahun memiliki riwayat penyakit hipertiroid dan diketahui tidak rutin mengonsumsi obat sebelum akhirnya mengalami gangguan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....