Masa Tunggu Haji Babel Sekitar 26 Tahun
- 04 Mei 2026 11:43 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Masa tunggu haji Bangka Belitung
RRI.CO.ID, Pangkalpinang- Kantor Wilayah Kementerian Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menyatakan untuk masa tunggu haji Babel kini sekitar 26 tahun.
"Masa tunggu Bangka Belitung itu sekitar 26 tahun untuk sekarang, karena sekarang sudah diratain setiap provinsi itu insyaallah 26 tahun semuanya," kata Plt Kepala Kanwil Kemenhaj Babel, Dewi Rosaria Indah, Senin 4 Mei 2026.
Dewi menjelaskan, masa tunggu haji tersebut berdasarkan mekanisme baru, dalam penentuan kuota berdasarkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025.
"Dulukan berdasarkan jumlah penduduk muslim di tiap provinsi, kalau sekarang undang-undang terbaru berdasarkan waiting list atau jumlah daftar tunggu," ucapnya.
Dewi menambahkan, masyarakat dapat mengecek melalui laman https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan.
"Sudah ada estimasi, bisa dicek estimasinya kapan. Tapi masih berbentuk estimasi siapa tahu ke depan ada perubahan, siapa tahu se-Indonesia raya dapat tambahan kuota misalnya," ujarnya.
Dalam pelaksanaan ibadah haji ini, Dewi mengatakan Pemerintah berkomitmen untuk terus melakukan penurunan biaya. Diketahui saat ini calon jemaah haji, rata-rata membayar Biaya Perjalanan Ibadah Haji sebesar Rp54,19 juta per jemaah.
Sedangkan total Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) disepakati senilai Rp87,49 juta, dengan sisa biaya ditutup dari nilai manfaat.
"Kalau total itu Rp87 juta sekian, masih ada nanti nilai manfaatnya. Jadi total-total yang dibayar Rp50-an juta, karena sudah dipotong sama nilai manfaat. Jadi total yang dibayar jemaah itu kan dipotong setoran awal mereka Rp 25 juta, sisanya tinggal Rp29-an juta," ujarnya.
Sebelumnya, Gubernur Babel, Hidayat Arsani melakukan penyerahan dana hibah Pemprov Babel untuk operasional haji sebesar Rp10 miliar guna mendukung kelancaran pemberangkatan Jemaah Calon Haji (JCH) Tahun 1447 H/2026 M berlangsung di Asrama Haji Provinsi Bangka Belitung, Jumat 1 Mei 2026 kemarin.
Dana hibah tersebut difokuskan untuk meringankan beban biaya jemaah, khususnya pada komponen transportasi darat dan udara.
Ia mengatakan, dukungan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan kenyamanan masyarakat Bangka Belitung selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.
“Pemerintah Provinsi berkomitmen penuh agar jemaah dapat berangkat dengan tenang. Anggaran ini dialokasikan untuk memastikan seluruh mobilisasi terintegrasi dengan baik dan tidak membebani jemaah," ujar Hidayat.
Ia menitipkan pesan agar jemaah senantiasa menjaga kebugaran fisik dan soliditas antar jemaah selama di Arab Saudi. Ia juga memohon doa khusus demi kemajuan dan kesejahteraan daerah dan berharap Provinsi Kepulauan Bangka Belitung senantiasa diberkahi keamanan, ketenteraman, serta kesejahteraan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....