Satpol PP Bangka Gerebek Pabrik Arak di Pemali
- 11 Mei 2026 20:59 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat – Satpol PP Kabupaten Bangka menggerebek pabrik arak di Sigambir, Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali. Dalam giat tersebut, Satpol PP menemukan aktivitas pembuatan arak dan barang bukti arak dalam jeriken.
Plt Kepala Satpol PP Bangka Ahmad Suherman mengungkapkan, pihaknya mendapat informasi adanya pabrik arak dari media sosial. Masyarakat resah dengan keberadaan pabrik arak karena menjual bebas minuman beralkohol tersebut.
“Kita amankan karena ini melanggar Perda nomor 10 tahun 2013 tentang minuman beralkohol. Memang arak ini boleh dibuat untuk kepentingan ritual sembahyang tapi jangan lupa itu ada kadar alkoholnya yang kita periksa kadarnya 18-24 persen itu golongan c karena tinggi sekali,” jelas Ahmad Suherman, Senin, 11 Mei 2026.
Ahmad Suherman menambahkan, pabrik arak tersebut masih tergolong skala kecil namun produksinya cukup banyak. Arak dijual bebas di seputar Kecamatan Pemali dan Sungailiat.
Selanjutnya, Satpol PP akan memanggil pemilik pabrik arak tersebut untuk dimintai keterangan. Satpol PP juga sedang memburu pabrik arak dengan skala yang lebih besar yang informasinya terdapat di Kecamatan Pemali.
“Juga ada yang besar di daerah Pemali masih kita cari keberadaannya. Kemarin kita cari tapi gagal juga mencari itu informasi yang kita dapat belum maksimal. Kita juga memohon informasinya bila ada yang berjualan sembarangan kepada masyarakat lapor ke kami,” ujarnya.
Sementara itu, Iman, warga Pemali berharap aparat penegak hukum dapat terus memantau situasi dan kondisi masyarakat, terlebih minuman keras dikhawatirkan dikonsumsi oleh anak di bawah umur.
“Terkadang miris, ya, melihat berita anak masih sekolah sudah minum-minuman keras. Apalagi ternyata pabriknya ada di lingkungan kita juga, pastinya kita semua tidak setuju,” ujar Iman.
Sebelumnya, Satpol PP telah mengamankan tiga orang anak di bawah umur yang minum-minuman beralkohol jenis arak pada gelaran Festival Kuliner HUT Kota Sungailiat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....