40 Peserta Airsoft Babel Adu Strategi di Pantai Batu Bedaun

  • 01 Sep 2026 10:04 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat – Komunitas Airsoft Bangka Belitung menggelar latihan bersama bertajuk Sunday Skirmish (Sukir) di Pantai Batu Bedaun, Sungailiat, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini dalam rangka menjaga kekompakan sekaligus meningkatkan kemampuan bermain.

Sebanyak 40 anggota dari komunitas airsoft dan Water Gel Blaster (WGB) Bangka Belitung ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Selain anggota yang sudah aktif, kegiatan ini juga menjadi ruang perkenalan bagi komunitas baru, yakni WGB Squad Rivers Pangkalpinang dan Squad Aligator Sungailiat.

Sukir merupakan istilah yang digunakan dalam komunitas airsoft untuk menyebut Sunday Skirmish. Istilah tersebut berasal dari kata Sunday yang berarti Minggu dan Skirmish yang berarti pertempuran kecil atau simulasi pertempuran.

Dalam kegiatan ini, peserta memainkan simulasi pertempuran menggunakan replika senjata atau yang biasa disebut unit. Perlengkapan yang digunakan dapat berupa Spring, Gas Blow Back (GBB), maupun Automatic Electric Gun (AEG), dengan peluru berbahan plastik berbentuk bulat.

Meski dikemas sebagai aktivitas rekreasi, skirmish tidak hanya menjadi sarana menyalurkan hobi. Permainan ini juga melatih fisik, stamina, komunikasi, strategi, serta kerja sama antarpemain dalam sebuah tim.

Sekretaris Persatuan Olahraga Airsoft Seluruh Indonesia (PORGASI) Bangka Belitung Mhd Idris Sapani atau yang biasa disapa Pani mengatakan, kegiatan Sukir merupakan agenda rutin yang biasanya digelar dua kali dalam sebulan.

“Kegiatan rutinitas sejatinya sebulan itu kita dua kali main Sukir atau perang-perangan. Memang hari ini kita main di Pantai Batu Bedaun,” kata pani.

Menurut Pani, latihan bersama menjadi salah satu cara untuk menjaga kekompakan para pemain sekaligus membuka kesempatan bagi anggota baru untuk mengenal olahraga airsoft.

Ia berharap semakin banyak pemain baru yang bergabung sehingga terjadi regenerasi dan komunitas airsoft di Bangka Belitung semakin berkembang.

“Harapannya supaya teman-teman semakin solid di airsoft, di WGB, ada regenerasi baru atau pemain baru, dan menjunjung sportivitas,” ujarnya.

PORGASI Babel sendiri merupakan organisasi yang menaungi olahraga airsoft di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Organisasi ini berada di bawah Komite Olahraga Masyarakat Indonesia atau KORMI, yang menjadi wadah berbagai induk organisasi olahraga rekreasi dan masyarakat di Indonesia.

Selain menggelar latihan dan simulasi skirmish, PORGASI Babel juga melakukan pembinaan serta menyiapkan atlet airsoft daerah untuk mengikuti berbagai ajang olahraga rekreasi tingkat nasional.

Pani mengatakan kegiatan serupa akan kembali digelar dengan lokasi yang dapat berpindah antara Pangkalpinang dan Sungailiat, sesuai kesepakatan para pemain.

Menurutnya, komunitas airsoft di Bangka Belitung saat ini sudah cukup berkembang. Jumlah peserta dalam kegiatan tertentu bahkan dapat mencapai lebih dari 100 orang yang berasal dari sejumlah kelompok di Pangkalpinang, Sungailiat, Belitung, hingga Bangka Barat.

“Ke depannya kita bakal adakan kegiatan perang-perangan lagi, khususnya bisa di Pangkalpinang, lokasinya bisa juga di Sungailiat lagi. Tergantung teman-teman ingin main perang-perangan di mana,” ujar Pani.

Sementara itu, perwakilan komunitas WGB Bangka Belitung, Deny Azryan, menyambut positif kegiatan gabungan antara komunitas WGB dan airsoft tersebut.

Menurutnya, kegiatan kali ini terasa lebih menarik karena mempertemukan pemain dari WGB SR Reverse Pangkalpinang dengan komunitas airsoft Bangka Belitung dalam satu kegiatan.

“Untuk kegiatan kita hari ini kesannya seru banget karena tim WGB Babel, khususnya WGB SR Reverse Pangkalpinang, gabung sama tim dari Airsoft Bangka Belitung. Hari ini mainnya seru banget,” kata Deny.

Ia menilai kegiatan bersama seperti ini dapat menjadi kesempatan bagi penggemar baru untuk mengenal komunitas sekaligus mencoba aktivitas olahraga rekreasi tersebut.

Deny pun mengajak masyarakat yang memiliki ketertarikan terhadap WGB untuk bergabung dalam kegiatan komunitas.

“Untuk teman-teman yang ada di luar yang mau gabung sama kita, mumpung gratis, tidak bayar. Syaratnya cuma satu, cukup punya satu unit saja untuk bisa main bareng kita. Semangat, mari bergabung,” ujarnya.

Kegiatan Sukir di Pantai Batu Bedaun diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin untuk menyalurkan hobi, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menjunjung sportivitas, serta mendorong regenerasi pemain airsoft dan WGB di Bangka Belitung.

Dengan semakin banyaknya komunitas dan pemain yang terlibat, olahraga rekreasi tersebut diharapkan dapat berkembang lebih luas dan melahirkan lebih banyak kegiatan bersama di berbagai wilayah Bangka Belitung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....