Komunitas Cosplay Babel Hadapi Kendala Produksi Kostum
- 22 Jun 2026 15:10 WIB
- Sungailiat
Poin Utama
- Keterbatasan bahan dan perlengkapan masih menjadi tantangan bagi perkembangan komunitas cosplay di Bangka Belitung.
- Lokasi Bangka Belitung yang bukan menjadi pusat perkembangan cosplay membuat pencarian bahan menjadi lebih sulit.
- Biaya pengiriman dari luar daerah juga membuat pengeluaran menjadi lebih besar dibanding daerah lain.
- Dias berharap perkembangan komunitas kreatif di Bangka Belitung semakin mendapat dukungan dari berbagai pihak.
RRI.CO.ID, Sungailiat - Keterbatasan bahan dan perlengkapan masih menjadi tantangan bagi perkembangan komunitas cosplay di Bangka Belitung. Kondisi geografis yang jauh dari pusat industri cosplay membuat para pelaku harus mengeluarkan biaya dan waktu lebih banyak untuk membuat kostum.
Ketua Komunitas Kyoyu Cosplay, Yogi Prabowo dalam dialog Jaga Malam Pro 2 RRI Sungailiat mengatakan, pembuatan kostum membutuhkan proses yang tidak mudah dan memerlukan biaya yang tidak sedikit. Selain menabung, para anggota juga harus meluangkan waktu dan tenaga untuk membuat perlengkapan secara mandiri.
"Kita biasanya untuk kostum ini nabung dulu. Kalau bikin sendiri itu pastinya makan waktu dan tenaga juga jadi semisal nggak ada alat atau bahan di sini kita langsung kontak yang di luar pakai jasa mereka untuk bantu bikin," katanya pada Kamis, 18 Juni 2026.
Anggota Komunitas Kyoyu Cosplay, Dias Ramadhan mengatakan, lokasi Bangka Belitung yang bukan menjadi pusat perkembangan cosplay membuat pencarian bahan menjadi lebih sulit. Ia juga mengatakan, biaya pengiriman dari luar daerah juga membuat pengeluaran menjadi lebih besar dibanding daerah lain.
"Bangka Belitung ini bukan kota yang menjadi pusat skena cosplay. Jadi untuk mencari bahan kostum sangat sulit dan harus mencari dari luar kota, sehingga biaya yang dikeluarga juga lebih besar," katanya.
Dias berharap perkembangan komunitas kreatif di Bangka Belitung semakin mendapat dukungan dari berbagai pihak. Namun demikian, keterbatasan ini tidak mengurangi semangat komunitas untuk terus berkarya dan berkembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....