Cosplay Ciptakan Peluang Ekonomi Kreatif Anak Muda
- 20 Jun 2026 15:47 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat - Komunitas Cosplay kyoyucos, menciptakan peluang ekonomi kreatif bagi anak muda melalui penyewaan kostum, jasa rias, pembuatan kostum, hingga penjualan merchandise yang mendukung perkembangan hobi sekaligus membuka sumber penghasilan baru.
Aktivitas yang awalnya identik dengan kecintaan terhadap anime, budaya Jepang dan cosplay kini berkembang menjadi industri kreatif yang mampu memberikan nilai ekonomi bagi para pelakunya.
Ketua Kyoyu Cosplay, Yogi Prabowo, mengatakan bahwa cosplay tidak lagi sekadar hobi yang membutuhkan banyak biaya. Menurutnya, para cosplayer dapat memanfaatkan berbagai keterampilan yang dimiliki untuk menghasilkan pendapatan.
"Hobi cosplay bukan berarti hanya mengeluarkan uang. Kostum yang sudah dibeli bisa disewakan kembali sehingga tidak hanya dipakai sekali. Jadi, biaya yang dikeluarkan bisa kembali dan bahkan menghasilkan keuntungan," ujar Yogi saat menjadi narasumber komunitas talk di Pro2 RRI Sungailiat, Kamis, 18 Juni 2026.
Ia menjelaskan, salah satu peluang yang cukup diminati adalah penyewaan kostum cosplay. Sebagai contoh, satu set kostum karakter Naruto dapat disewakan dengan tarif sekitar Rp100 ribu untuk masa pemakaian selama tiga hari. Selain menyewakan sendiri, pemilik kostum juga dapat menitipkan koleksinya kepada teman yang memiliki usaha rental dengan sistem bagi hasil.
Tidak hanya itu, Yogi menuturkan bahwa peluang ekonomi dalam dunia cosplay juga terbuka melalui profesi maker, yakni individu yang menerima pesanan pembuatan kostum atau aksesori cosplay sesuai karakter yang diinginkan pelanggan.
"Kalau di dunia cosplay ada istilah maker, yaitu orang yang membuka jasa pembuatan kostum atau open commission. Jadi, ketika ada orang yang ingin cosplay tetapi tidak bisa membuat kostumnya sendiri, mereka bisa memesan kepada maker," jelasnya.
Selain menjadi maker, anggota komunitas juga dapat membuka jasa make up karakter, menyewakan kostum, hingga menjual merchandise yang berkaitan dengan anime dan budaya pop Jepang. Berbagai peluang tersebut membuat cosplay berkembang menjadi bagian dari sektor ekonomi kreatif yang terus tumbuh.
Sementara itu, anggota Kyoyu Cosplay, Dias Ramadhan, mengatakan bahwa jasa rias atau cosplay make up juga menjadi salah satu peluang ekonomi yang cukup menjanjikan di kalangan cosplayer. Tarif yang ditawarkan bervariasi, tergantung tingkat kesulitan karakter yang akan diperankan.
"Untuk jasa make up cosplay, tarifnya mulai dari Rp100.000 hingga Rp500.000 bahkan bisa tembus Rp600.000, tergantung tingkat kesulitan, semakin sulit karakter yang dirias, baik dari detail wajah, efek khusus, maupun tingkat kerumitan riasannya, maka semakin tinggi pula harga yang ditawarkan," ujar Dias.
Ia menambahkan, kebutuhan akan jasa make up cosplay terus meningkat seiring semakin seringnya penyelenggaraan event dan bertambahnya minat masyarakat terhadap budaya pop Jepang. Kondisi tersebut membuka peluang bagi anak muda untuk mengasah kemampuan di bidang tata rias karakter sekaligus memperoleh penghasilan tambahan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....