Film Edukatif Remaja AFICI Memukau Pelajar Bangka Belitung

  • 05 Mei 2026 14:28 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID,Sungailiat : Film bertajuk “Gelap Kan Habis Terangkan Datang” karya sineas muda Bram Ferino dari AFICI Entertainment sukses memukau ratusan pelajar dalam pemutaran khusus yang digelar di Pangkalpinang dan Sungailiat. Sedikitnya 600 pelajar hadir menyaksikan film yang sarat pesan sosial tersebut, bertepatan dengan momentum peringatan Hari Pendidikan.

Karya ini menghadirkan nuansa berbeda dari produksi AFICI Entertainment sebelumnya yang identik dengan genre horor. Kali ini, film tersebut mengangkat realitas sosial di kalangan remaja, khususnya fenomena pernikahan usia muda yang masih tinggi di sejumlah daerah, termasuk Bangka Belitung.

CEO sekaligus Produser AFICI Entertainment, Afik Hariyadi, mengatakan bahwa film ini menjadi langkah baru bagi rumah produksi yang dipimpinnya. Ia menegaskan, keberanian keluar dari zona nyaman menjadi bagian dari komitmen AFICI dalam menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.

“Film ini memang berbeda dari karya kami sebelumnya. Kami ingin menghadirkan sesuatu yang lebih dekat dengan realitas sosial dan memberikan pesan yang kuat bagi generasi muda,” ujar Afik saat Konferensi Pers di Sungailiat.

Afik mengungkapkan, ide cerita film tersebut muncul saat dirinya mendengarkan siaran Radio RRI yang membahas tingginya angka pernikahan usia dini. Dari sana, ia bersama Bram Ferino kemudian mengembangkan gagasan tersebut menjadi sebuah karya film yang relevan dengan kondisi masyarakat saat ini.

Dalam proses produksinya, AFICI Entertainment juga menggandeng Kementerian Kebudayaan sebagai bentuk kolaborasi untuk memperkuat nilai edukatif dalam film. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas dampak positif film terhadap pelajar dan masyarakat luas.

Pemutaran film yang dikemas khusus dalam rangka Hari Pendidikan ini mendapat sambutan hangat dari para pelajar. Selain menjadi sarana hiburan, film ini juga dinilai mampu membuka wawasan dan memicu diskusi kritis di kalangan remaja terkait masa depan mereka.

Salah satu pendengar RRI asal Bangka, Ratna mengaku terinspirasi setelah menonton film tersebut. “Filmnya sangat relate dengan kehidupan remaja sekarang. Jadi lebih sadar pentingnya pendidikan dan tidak terburu-buru mengambil keputusan besar seperti menikah muda,” ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....