Pelajar Raih Grand Award IMSCC Lewat Proyek BabelRover

  • 19 Nov 2025 17:23 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Dua pelajar muda Sekolah Menengah Pertama (SMP) Mutiara Harapan Islamic School bernama Dipa Ahnaf Aridanty dan Sakha Rasyid Widyapradipta menorehkan prestasi global, melalui proyek "BabelRover" di ajang International Mathematical Science & Creativity Competition (IMSCC) tahun 2025.

Dipa dan Sakha mengharumkan Indonesia setelah meraih Grand Award atau penghargaan tertinggi dalam ajang International Mathematical Science & Creativity Competition (IMSCC) 2025 yang ke - 19 tahun di Suwon, Korea Selatan. Di mana penghargaan ini diberikan atas proyek unggulan mereka yang dinamai BabelRover, sebuah purwarupa robot eksplorasi yang memadukan konsep mechatronics atau mechanical (mekanika) dan electronics (elektronik), logika matematika, dan kreativitas desain.

Dipa Afnan yang turut mengembangkan proyek BabelRover, mengaku bangga dapat membawa nama sekolah dan daerah ke tingkat dunia.

"Rasanya bangga dan terharu ketika nama tim kami dipanggil sebagai pemenang di ajang kompetisi bergengsi matematika, sains, dan kreativitas, di situ kami belajar banyak tentang bagaimana matematika dan sains bisa dipakai langsung dalam penerepan di bidang teknologi," ujar Dipa saat menjadi narasumber melalui sambungan telepon dalam acara spada di Pro2 RRI Sungailiat, Rabu, (19/11/2025).

Rekan satu timnya, Sakha Rasyid, juga menyampaikan bahwa proses menuju kompetisi ini penuh latihan dan revisi.

“Kami harus berkali-kali menyempurnakan blue print "babelrovel", kemudian sistem kontrol robot, kecepatan dan ketepatan robot saat memindahkan barang dari titik A ke titik B, lalu bagaimana robot tersebut harus melewati jalan yang memiliki rintangan yang diberikan oleh juri," ungkap Sakha saat mengenang masa perjuangan mereka ketika berkompetisi di Korea Selatan.

Sakha menjelaskan bahwa proyek ini telah dikembangkan selama beberapa bulan dengan pendekatan problem based learning.

"Kami dibiasakan untuk menganalisis masalah, menyusun solusi matematis, lalu menguji coba model rancangan secara langsung. Dan untuk kategori yang kami ambil di IMSCC ini adalah mechatronics II," ujar Sakha.

Dipa dan Sakha meyakini keberhasilan tim babelmechatronic Mutiara Harapan Islamic School menjadi Grand Awardee menegaskan bahwa pelajar Indonesia mampu bersaing di ranah global dengan karya inovatif dan relevan.

"Prestasi ini diharapkan dapat menginspirasi pelajar lain di Bangka Belitung untuk terus mengembangkan minat pada bidang yang disukai dan berani menciptakan solusi kreatif yang berdampak bagi masa depan bangsa," ujar Dipa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....