Matematika, Tantang Kreativitas Inovasi bagi Dipa dan Sakha
- 19 Nov 2025 17:17 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Dua anak pelajar; Dipa dan Sakha menggemari mata pelajaran matematika. Keduanya saat ini tercatat siswa dari Mutiara Harapan Islamic School Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Keduanya juga menambah pengetahuan matematika dengan mengikuti les coding. Kemampuan akademiknya itu berbuah prestasi. Penghargaan yang diraih keduanya itu dari International Mathematical Science & Creativity Competition (IMSCC) tahun 2025 di Korea Selatan.
“Dari kecil saya ikut les coding, dan di situ saya sadar kalau matematika itu sebenarnya alat bantu yang sangat keren. Semakin dipahami, semakin seru,” ujar Dipa dalam acara Spada di Pro2 RRI Sungailiat melalui sambungan telepon, Rabu, 19/11/2025).
Pengakuan Dipa seakan menepis bahwa matematika adalah pelajaran yang menakutkan. Bagi dia kesukaannya pada mapel matematika justru menjadi aktivitas yang menantang kreativitas dan menantang.
Pendapat senada diungkapkan Sakha teman satu sekolah sekaligus rekan satu tim dalam kompetisi internasional itu. Ia menyebut matematika sebagai teman yang membantu berpikir lebih terstruktur.
“Matematika itu tidak sesusah yang dibayangkan. Waktu coding dan bikin proyek untuk IMSCC, justru matematika yang bikin semua logika program jadi nyambung,” tutur Sakha.
Keikutsertaan dan kemenangan mereka di ajang IMSCC menjadi petunjuk bahwa matematika tidak hanya dapat dipahami, tetapi juga dapat diterapkan dalam proyek-proyek kreatif dan inovatif.
"Beruntungnya berkat orang tua yang mendukung dengan memasukkan kami les coding serta kerja sama tim yang kolaboratif dan suportif. Kami pun berhasil meraih penghargaan internasional yang mengangkat nama Bangka Belitung," ujar Sakha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....