Gemma Harmoni, Obsesi Mahasiswa Kembangkan Musik dari Kampus
- 01 Nov 2025 18:07 WIB
- Sungailiat
KBRN, Sungailiat : Sekelompok mahasiswa Universitas Bangka Belitung (UBB) mengekspresikan diri melalui jalur seni musik. Mereka tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Gemma Harmoni.
UKM ini bagi mereka merupakan sarana untuk mengekresikan emosi, pikiran, kreativitas dan berbagi pengalaman pribadi dalam musik. Kebersamaannya itu dilalui tanpa membedakan jurusan akademik, tahun angkatan kuliah, gender, dan strata lainnya.
Lewat kerangka pengalaman di bidang musik, UKM Gemma Harmoni menjadi menjadi titik temu, tempat di mana mereka saling mengenali, membangun keakraban, serta berkreativitas dalam mendalami sekaligus meningkatkan kompetensi pada khasanah seni musik.
Dari kebersamaan itu UKM Gemma Harmoni tumbuh sebagai wadah yang menjadikan musik bukan hanya bunyi, tetapi medium yang menyatukan generasi kampus dalam satu harmoni. Mereka mengharmonisasikan akan kemungkinan eksplorasi kreativitas, inovasi genre suara dan komposisi musik.
“Gemma Harmoni bukan hanya tentang panggung atau penampilan. Di sini kami belajar bersama, menumbuhkan kepercayaan diri, memahami ritme kelompok, berbagi cerita, dan saling menguatkan. Musik menyatukan kami karena masing-masing membawa cerita sendiri,” ujar Nur Aina Livia Fadhilah ketua umum UKM Gemma Harmoni UBB dalam acara music live chat belajasumba, Sabtu, (1/11/2025).
Nur Aina menjelaskan kegiatan Gemma Harmoni berlangsung dalam berbagai bentuk seperti latihan vokal dan instrumen, diskusi tentang teknik dan interpretasi musik, hingga kolaborasi. Kreativitas pun terkadang lahir dari percakapan spontan antaranggota.
Menurut Aina, selain tampil dalam berbagai kegiatan, UKM ini juga memfasilitasi proses pembelajaran yang bersifat organik, pelan, mendalam, dan penuh interaksi. Ia meyakini musik bisa menginspirasi untuk menghasilkan karya-karya yang inovatif.
Di sisi lain, perjalanan berkarya tidak hanya berhenti di ruang latihan. Divisi Content Creator memiliki peran penting dalam merawat dokumentasi proses tersebut. Ketua divisi konten kreator Nadifa Syahrani menjelaskan bahwa karya digital bukan sekadar arsip, melainkan bagian dari cara mengingat proses tumbuh bersama.
"Kami ingin memperlihatkan bahwa setiap lagu yang kami bawakan punya cerita di belakangnya. Media sosial membantu kami membagikan perjalanan itu, dari rekaman latihan sederhana, sampai momen kecil kebersamaan, dan semua itu punya nilai,” ujar Nadifa.
Dia berharap Gemma Harmoni bisa membuka kemungkinan kolaborasi dan ruang tampil baru, sambil tetap menjaga esensi musik sebagai bahasa yang mengkomunikasikan pesan seni kepada pendengarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....