Barbershop, Sektor Informal Pilihan Bekerja sebagian Kalangan Muda

  • 19 Sep 2025 20:39 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat: Sebagian kalangan usia muda memilih pekerjaan sektor informal. Hal itu di antaranya pilihan pada jasa tukang cukur di Barbershop.

Barbershop adalah tempat usaha yang menawarkan jasa potong dan perawatan rambut. Pengelolanya kerap kali mempekerjakan usia muda yang terampil memotong rambut.

Bagi mereka yang terampil memangkas rambut, menjadi sosok pekerja yang dicari oleh pengelola Barbershop. Tak jarang pula menawarkan diri dengan melamar pekerjaan sebagai tukang cukur.

Hari (27) seorang pekerja tukang cukur mengatakan keterampilan mencukur, berawal ia dapatkan ketika masih menjadi siswa SMA.

"Pada awalnya otodidak selanjutnya mengasah kemampuan nyukur dengan teman saya sendiri yang memang sudah lama berprofes tukang cukur," ujar Hari.

Bagi dia, bekerja di sektor informal itu dilakukan hingga sekarang ini. Dengan penghasilan dari upah yang diberikan oleh pengelola Barbershop itu. Penghasilan yang diterima bisa membantu ekonomi keluarga.

Novi, menjalankan profesonya di salah satu Barbershop di Sungailiat. (Foto: Reisya)

Hal serupa dilakukan oleh Novi (29), ia mengaku penghasilan menjadi tukang cukur sehari bisa mendapatkan Rp.150 ribu bahkan lebih.

"Biasanya sehari mendapatkan Rp150 ribu. Sistem gajinya perhari bagi hasil 50:50," ucap Novi usai melayani pelanggannya.

Sementara itu, Deni sebagai Pengelola Barbershop di Sungailiat Kabupaten Bangka mengatakan kalangan anak muda memang berpeluang untuk mempelajari banyak hal. Keterampilannya bisa menjadi bekal dalam pekerjaa di sektor informal sehingga memenuhi kehidupan sehari-hari.

"Saya sebenarnya tidak pilih-pilih untuk mencari kawan-kawan untuk menjadi tukang cukur, saya hanya memberikan wadahnya dan kebetulan anak muda yang minat untuk menjadi tukang cukur," kata Deni Kamis,(18/9/25).

Sementara itu, Topik seorang pelanggan mengaku puas dengan potongan rambut yang diinginkannya. Ia pun puas dengan pelayanannya di Barberahop milik Deni.

"Sesuai dan pelayanannya juga baik. Harganya cocok dengan hasil potongan rambut saya," ucap Topik. (Raeisya Septriyadhika/ PPLD RRI Sungailiat )

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....