Fesyen Bekas, Pilihan Cerdas Penyelamat Lingkungan

  • 26 Jun 2025 13:08 WIB
  •  Sungailiat

KBRN, Sungailiat : Membeli pakaian bekas atau thrifting kini bukan sekadar pilihan ekonomis, tetapi juga menjadi salah satu langkah nyata dalam mengurangi dampak negatif industri fesyen terhadap lingkungan.

Dalam program acara Green Radio yang disiarkan Pro1 RRI Sungailiat, topik ini menjadi sorotan utama, membahas bagaimana memberi kesempatan kedua pada pakaian bekas dapat membantu menekan produksi tekstil baru yang menyumbang emisi karbon tinggi, limbah air, dan limbah tekstil global.

Industri fesyen dikenal sebagai salah satu penyumbang polusi terbesar di dunia. Dengan membeli pakaian bekas, masyarakat ikut mengurangi permintaan terhadap produk baru, yang artinya turut menekan proses produksi massal yang membutuhkan energi besar serta mencemari lingkungan.

Gaya hidup berkelanjutan melalui thrifting ini juga memperpanjang siklus hidup pakaian yang masih layak pakai dan memperlambat laju pembuangan ke tempat pembuangan akhir.

Sultan, seorang pendengar Green Radio asal Pangkalpinang, mengaku bahwa dirinya telah lama menggemari kegiatan berburu jaket bekas.

"Saya merasa lebih puas ketika menemukan jaket unik yang tidak bisa didapat di toko biasa. Selain hemat, saya merasa ikut andil dalam menjaga lingkungan," ujarnya.

Sultan juga menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi alternatif menarik sekaligus bentuk kesadaran akan konsumsi fesyen yang lebih bertanggung jawab.

Sementara itu, Azla, warga Sungailiat lainnya, turut membagikan kisahnya. Ia sempat aktif berburu pakaian bekas di pasar loak dan toko daring sebelum pandemi melanda.

"Dulu hampir setiap bulan saya mencari pakaian bekas, apalagi yang vintage. Tapi pandemic beberapa tahun lalu membuat saya harus berhenti karena mobilitas terbatas dan kekhawatiran akan kebersihan," katanya.

Meski begitu, ia berharap bisa kembali melanjutkan hobi tersebut karena manfaatnya yang besar, baik untuk pribadi maupun lingkungan.

Dengan makin banyaknya individu yang beralih ke thrifting, diharapkan kesadaran akan dampak industri fesyen terhadap lingkungan terus meningkat dan mengarah pada perubahan gaya hidup yang lebih ramah bumi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....