Siswa SDN 19 Manggar Bawa Pesan Lingkungan dalam Pawai Pembangunan
- 30 Agt 2026 13:27 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Belitung Timur: Sebanyak 46 siswa SDN 19 Manggar membawa pesan lingkungan yang bertuliskan 'Wariskan Kami Mata Air, Bukan Air Mata' pada Pawai Pembangunan Kabupaten BelitungTimur, Sabtu, 29 Agustus 2026.
Pesan tersebut diperkuat dengan miniatur ponton Tambang Inkonvensional (TI) rajuk yang berjalan beriringan bersama para siswa. Miniatur itu menggambarkan kondisi lingkungan di sekitar sekolah dan tempat tinggal para siswa, khususnya kawasan Pantai Nyiur Melambai, Desa Lalang, Kecamatan Manggar, yang saat ini marak aktivitas pertambangan.
Koordinator Pawai SDN 19 Manggar, Herwandiansyah atau Iwan, mengatakan, pesan yang disampaikan para siswa bukan semata-mata untuk menyalahkan aktivitas pertambangan, tetapi mengajak para penambang untuk mulai memperhatikan keberlanjutan lingkungan melalui reboisasi dan pemanfaatan kembali lahan bekas tambang.
“Tema yang diangkat itu kita lihat di sekitar, khususnya Pantai Lalang, itu kan sudah mulai ditambang. Jadi kita berpikir, berharap pola pikir penambang itu dirubah, bukan hanya merusak, tapi yuk kita sama-sama reboisasi, sama-sama buat lahan menjadi produktif kembali untuk menyukseskan program pemerintah,” ujarnya.
Herwandiansyah menjelaskan, berbagai properti yang digunakan dalam pawai juga dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan alami dan berbiaya rendah. Di antaranya kulit gelam dan lumut yang dikumpulkan dari kawasan hutan sekitar.
Ia berharap pesan yang disampaikan para siswa melalui Pawai Pembangunan dapat menjadi pengingat bagi para penambang maupun pemangku kebijakan agar pembangunan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan
“Saya berharap khususnya para penambang dan pemegang kekuasaan, yuk sama-sama membangun daerah ini menjadi lebih maju. Bukan hanya merusak, tapi kita sama-sama ingat kita ada anak cucu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Belitung Timur, Amrizal, mengatakan Pawai Pembangunan tahun ini diikuti sebanyak 122 regu dari berbagai kategori, mulai dari pelajar hingga peserta umum dengan menempuh rute sekitar 5,2 kilometer.
“Alhamdulillah antusiasme peserta dan masyarakat sangat luar biasa. Ada 122 kontingen yang ambil bagian tahun ini untuk menyemarakkan perayaan Hari Kemerdekaan,” ujar Amrizal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....